IHSG dibuka naik tipis ke level 2.840,626 dan kemudian menguat hingga sempat menyentuh level 2.884,609 atau melesat 44 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.840,425.
Laju kenaikan IHSG tak terlihat kendur sejak awal perdagangan. Meski sempat terjadi ayunan (swing) pada sesi I, namun masih dalam batas normal, sehingga menguat lebih tinggi di sesi II.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penguatan indeks saham perbankan yang mencapai 2% lebih memimpin laju kenaikan IHSG, diikuti dengan indeks saham Aneka Industri yang naik 1,5% didorong oleh penguatan saham Astra International (ASII).
Saham konsumsi, pertambangan dan perkebunan yang menguat di kisaran 1% juga memberikan topangan bagi IHSG. Meskipun tekanan jual pada saham-saham lapis dua cukup menghambat kenaikan IHSG, namun menguatnya seluruh saham unggulan secara serentak mendorong IHSG naik tinggi.
Indeks LQ 45 pun naik lebih tinggi ketimbang IHSG. Pola ini menunjukkan adanya tekanan jual pada saham-saham lapis dua. Setelah mengalami koreksi cukup dalam sebesar 38 poin pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil melunasinya pada perdagangan hari ini.
Aktivitas investor asing tercatat melakukan penjualan sebesar Rp 1,174 triliun, sedangkan transaksi beli asing sebesar Rp 1,097 triliun. Nilai transaksi jual bersih asing (foreign net sell) tercatat sebesar Rp 77,439 miliar.
Pada perdagangan Selasa (20/4/2010), IHSG ditutup menguat 50,845 poin (1,79%) ke level 2.891,270. Indeks LQ 45 juga naik 10,828 poin (1,97%) ke level 560,448.
Sementara nilai tukar rupiah ditutup menguat ke level 9.015 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.040 per dolar AS.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 116.775 kali pada volume 5,365 miliar lembar saham senilai Rp 4,228 triliun. Sebanyak 174 saham naik, 54 saham turun dan 65 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia didominasi penguatan setelah mengalami koreksi tajam pada perdagangan kemarin.
- Indeks Shanghai turun tipis 0,76 poin (0,03%) ke level 2.979,53.
- Indeks Hang Seng naik tajam 218,21 poin (1,02%) ke level 21.623,38.
- Indeks Nikkei-225 turun tipis 8,09 poin (0,07%) ke level 10.900,68.
- Indeks Straits Times naik 20,15 poin (0,68%) ke 2.981,08.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 950 ke Rp 9.450, Astra International (ASII) naik Rp 800 ke Rp 43.900, United Tractors (UNTR) naik Rp 450 ke Rp 19.600, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 ke Rp 27.500, Lonsum (LSIP) naik Rp 400 ke Rp 9.700.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bayan (BYAN) turun Rp 200 ke Rp 5.900, Intiland (DILD) turun Rp 100 ke Rp 1.080, Japfa Comfeed (JPFA) turun Rp 30 ke Rp 1.570, Samudera Indonesia (SMDR) turun Rp 25 ke Rp 3.575.
Â
Â
(dro/qom)











































