Demikian seperti dikutip detikFinance dari pengumuman jadwal pembagian saham bonus BHIT, Selasa (20/4/2010).
Jumlah saham BHIT setelah hasil konversi TBUK (tanda bukti utang konversi) sebanyak 102.869.565 saham yang telah dilakukan hari ini menjadi sebanyak 7.343.702.632 saham. Rasio saham bonus ditetapkan sebesar 1:3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadwal cum saham bonus di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Mei 2010. Ex bonus di pasar reguler dan negosiasi pada 4 Mei 2010. Cum saham bonus di pasar tunai pada 6 Mei 2010 dan ex saham bonus di pasar tunai pada 7 Mei 2010.
Recording date (pengumuman daftar pemegang saham yang berhak atas saham bonus) ditetapkan pada 6 Mei 2010. Distribusi saham bonus pada 21 Mei 2010.
Pembagian saham bonus dengan rasio 1:3 akan meningkatkan jumlah saham dalam modal disetor perseroan menjadi 4 kali lipat. Dengan asumsi tidak ada konversi TBUK hingga pembagian saham bonus, maka jumlah saham BHIT setelah pembagian saham bonus akan menjadi 29.374.810.528 saham.
Penambahan jumlah saham ini sangat diperlukan guna menghindari dilusi yang terlalu besar dalam rencana penerbitan 10% saham baru perseroan.
BHIT membutuhkan investasi sebesar US$ 250-300 juta atau sekitar Rp 2,5-3 triliun. Dengan jumlah saham 7,343 miliar serta harga saham di kisaran Rp 1.000, untuk memenuhi kebutuhan dana tersebut, perseroan harus menerbitkan sekitar 30 miliar saham baru.
Tentu pemegang saham lama akan terdilusi sangat besar jika demikian adanya. Lagipula, peraturan Bapepam menetapkan batas maksimal penebritan saham baru non HMETD sebanyak 10% dari modal disetor.
Oleh sebab itu, BHIT membagikan saham bonus dengan rasio sangat besar 1:3 agar jumlah saham dalam modal disetor meningkat menjadi 29,374 miliar saham. Dengan demikian, untuk memperoleh dana Rp 2,5-3 triliun, perseroan cukup menerbitkan 2,9 miliar saham atau 10% dari modal disetor.
Β
(dro/qom)











































