Posisi penutupan IHSG pada hari ini berarti merupakan rekor terbaru lagi. Rekor tertinggi IHSG adalah pada penutupan perdagangan 15 April 2010, ketika IHSG tutup di level 2.900,53.
Mengawali perdagangan, IHSG tercatat langsung naik 9,984 poin (0,35%) ke level 2.901,254. IHSG terus menanjak dan hari ini sempat mencapai titik tertingginya di 2.916,552.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara sebagian bursa-bursa regional sudah mengalami koreksi.
- Indeks Shanghai menguat 53,74 poin (1,80%) ke level 3.033,28.
- Indeks Hang Seng melemah 112,45 poin (0,52%) ke level 21.510,93.
- Indeks Nikkei-225 menguat 189,37 poin (1,74%) ke level 11.090,05.
- Indeks Straits Times melemah 11,52 poin (0,39%) ke level 2.969,85.
- Indeks Seoul menguat 29,55 poin (1,72%) ke level 1.747,58.
Kenaikan IHSG didukung oleh transaksi yang semarak. Frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 141.735 kali pada volume 7.740,3 juta lembar saham senilai Rp 5,228 triliun. Sebanyak 108 saham naik, 92 saham turun dan 69 saham stagnan.
Saham-saham paling aktif yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 1.250 menjadi Rp 45.150, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 menjadi Rp 5.350, BRI (BBRI) naik Rp 100 menjadi Rp 8.450, Jasa Marga (JSMR) naik Rp 110 menjadi Rp 2.100, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 8.100, PTBA naik Rp 300 menjadi Rp 17.900, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 500 menjadi Rp 15.150.
Sedangkan saham-saham paling aktif yang turun harganya antara lain Jembo Cable Company (JECC) turun Rp 100 menjadi Rp 820, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.350, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 75 menjadi Rp 2.500, International Nickel (INCO) turun Rp 50 menjadi Rp 5.100, BCA (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 5.750.
(qom/qom)











































