Demikian hal itu dikemukakan oleh Chief Financial Officer Pahala Mansury di sela acara Membedah Kinerja BUMN di Pasar Modal di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu (21/4/2010).
"Kalau untuk per tahun kita tidak ada targetnya karena memang dibuat untuk jangka panjang," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, jika pemikiran short time minded tersebut ada dalam tubuh perseroan, maka hal itu akan mempengaruhi manajemen dalam melakukan ekspansi dan bisnis baru. Sementara untuk RoE, hingga kini masih tumbuh menjadi 22 persen, padahal pada tahun 2005 lalu hanya 2,5 persen.
Untuk bisa mencapai target tersebut, bank pelat merah itu sudah melakukan berbagai transformasi dalam tubuh perseroan. Emiten berkode BMRI itu juga sudah menyiapkan berbagai strategi di antaranya mempertahankan momentum pertumbuhan serta mengalokasikan dana untuk perbaikan infrastruktur.
"Seperti pembukaan kantor cabang baru, dan jumlah ATM sebanyak 2.500 unit, serta mesin EDC 25.000 unit," ujarnya.
(ang/dnl)










































