Pinjaman itu terdiri dari Fasilitas Pinjaman Jangka Panjang dengan jangka waktu 5 tahun senilai US$ 150 juta dan Revolving Working Capital Facility senilai US$150 juta dengan sistem pembayaran sekaligus yang jatuh tempo dalam waktu 2 tahun.
Fasilitas pinjaman ini sebagian akan digunakan untuk membiayai sisa kewajiban dari fasilitas sindikasi US$300 juta sebelumnya ditandatangani Bayan pada bulan April 2008. Pinjaman baru ini akan memperpanjang jatuh tempo fasilitas utang dan mengurangi biaya bunga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami gembira Bayan telah mendapatkan paket pembiayaan kembali yang memberikan perpanjangan terhadap jatuh tempo fasilitas yang ada dan memberikan fasilitas tambahan untuk mendukung rencana ekspansi kami. Hal ini mengukuhkan posisi Bayan dalam mencapai sasaran dan inisiatif di masa yang akan datang," ujar Direktur Utama Bayan Eddie Chin dalam siaran persnya, Jumat (23/4/2010).
Sementara Direktur dan Chief Financial Officer Bayan Alastair McLeod mengatakan, pinjaman itu diharapkan bisa memperkuatan ikatan bisnis Bayan dengan ketiga bank tersebut. (qom/dnl)











































