Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyiapkan sedikitnya 10 BUMN yang akan melantai di bursa melalui penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) pada tahun 2011. Para BUMN itu antara lain berada di sektor perkebunan dan konstruksi.
"Lebih dari 10 BUMN untuk tahun 2011, ini untuk rencana IPO," kata Mustafa dalam acara konferensi pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (23/4/2010).
Ia mengatakan, saat ini momentum pasar modal di Tanah Air sedang mencapai posisi yang sedang bagus. Sehingga persiapan 10 BUMN di tahun depan menjadi sangat relevan. Ia juga mengatakan, transparansi dan peningkatan kinerja BUMN sangat penting salah satunya melalui IPO.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mustafa menambahkan, pada bulan Mei 2010 ini Komite Privatisasi akan kembali melakukan rapat terkait rencana tersebut termasuk pembahasan mengenai usulan rights issue Bank Mandiri dan BNI kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Sementara, Deputi Kementerian BUMN Bidang Usaha Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Suprapto mengatakan, langkah rights issue kedua bank pelat merah itu rencananya bisa bergulir pada kuartal ketiga ataupun kuartal keempat tahun ini.
"Mungkin kuartal ketiga atau keempat," kata Parikesit.
(hen/ang)











































