Regional Pagi: Bursa saham Asia menguat untuk pertama kalinya dalam 3 hari, dipimpin oleh produsen mobil dan elektronik Jepang, seiring spekulasi akan terjadinya kenaikan laba sejalan dengan pulihnya perekonomian global. Toyota Motor Corp (+2.9%) di Tokyo setelah surat kabar Nikkei mengatakan bahwa perusahaan akan mencetak laba operasional. Canon Inc, produsen kamera yang memperoleh 79% penjualan dari luar Jepang, melonjak 2.8% seiring apresiasi dolar pasca naiknya penjuala rumah baru AS yang lebih cepat dari estimasi. Hal tersebut berhasil mendorong optimisme terhadap pemulihan ekonomi. Samsung Electronics Co (+0.8%) di Seoul. Bursa saham Australia tutup untuk merayakan libur nasional. Nikkei 225 (+2%) 11,129, kenaikan terbesar di kawasan Asia Pasifik KOSPI (+0.91%) 1,752 STI (+0.14%) 2992
Commodity: Minyak mentah diperdagangkan di atas $ 85/ barrel dikarenakan spekulasi permintaan akan meningkat setelah ekonomi global mengalami perbaikan. WTI Crude (+0.3%) $ 85.3/barrel Gold (-0.2%) USD 1,155/t oz CPO (+0.1%) RM 2,510/MT Nickel (-0.2%) USD 27,050/MT Tin (+0.5%) USD 19,000/MT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Economic: Cadangan Devisa RI Tembus US$ 75 Miliar, Tertinggi Sepanjang Sejarah Cadangan devisa Indonesia kembali bertambah dan kini sudah melebihi US$ 75 miliar, yang merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah. Cadangan devisa itu berarti mengalami kenaikan lebih dari US$ 4 miliar jika dibandingkan per akhir Maret 2010 yang mencapai US$ 71,4 miliar. Namun, Perry tidak menyebutkan apa saja penyebab kenaikan cadangan devisa itu. Bank sentral sendiri memperkirakan cadangan devisa Indonesia akan terus meningkat dan di akhir tahun 2010 bisa mencapai US$ 78,5 miliar yang setara dengan 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.
Energy: Kenaikan TDL Tambah Inflasi Hingga 0,4% - BPS
Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan kenaikan Tarif Dasar listrik (TDL) sebesar 15% pada bulan Juli nanti, akan menambah angka inflasi di kisaran 0,36%-0,4%. Seperti diketahui, pemerintah berencana untuk menaikkan TDL dengan rata-rata kenaikan sebesar 15 persen pada bulan Juli mendatang. Dengan kenaikan 15 persen saja, pemerintah masih harus menambah subsidi listrik dari Rp 37,8 triliun dalam APBN 2010 menjadi Rp 54,5 triliun dalam RAPBN-P 2010. Namun jika TDL batal dinaikkan, maka subsidi akan bertambah Rp 7,3 triliun.
Economic: Belanja Valas Berpotensi Turun
Badan Anggaran DPR memperkirakan ada potensi penghematan negara dari belanja valuta asing hingga Rp1,5 triliun, menyusul disepakatinya asumsi nilai tukar dari Rp9.500 dalam RAPBN-P 2010 menjadi Rp 9.200 per dollar AS. Selain nilai tukar rupiah, Badan Anggaran DPR bersama pemerintah juga telah menyepakati tiga asumsi makroekonomi lainnya dalam APBN-P 2010, yakni pertumbuhan ekonomi 5,8%, inflasi 5,3%, dan tingkat suku bunga SBI 3 bulan tetap 6,5%.
Energy: Penjualan Batu Bara Bumi Capai 16 Juta Ton
Penjualan batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencapai 16 juta ton selama 1Q10. Penjualan itu meningkat 41,6 persen dibanding periode sama 2009 yang mencapai 11,3 juta ton. Target penjualan batu bara itu, lebih tinggi dibanding perolehan selama 2009 yang mencapai 58 juta ton, atau 51,5 juta ton pada 2008.
Corporate News
BUMI: Penjualan Batubara BUMI Naik 28% pada 1Q10
BUMI membukukan penjualan 16 juta ton batubara selama 1Q10. Ini sesuai dengan target BUMI, sekaligus meningkat 28% dari 1Q09 yang sebesar 12,5 juta ton.
BBKP: Jamsostek Beli 20% Saham Bank Bukopin
PT Jamsostek bakal membeli 20% saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) sekitar Rp500-600 miliar. Jamsostek akan menyerap saham baru yang diterbtikan Bukpin dalam penawaran umum terbatas.
JSMR: Garap Tol JORR II dan Jawa Timur Awal 2011
PT Jasa Marga Tbk (JSMR) akan memulai pembangunan ruas tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II dan sebuah tol di Jawa Timur pada awal 2011. Perseroan pun sudah mendapat kesepakatan awal dengan dua penanggung jawab lama kedua ruas tol yang tengah diincar tersebut. Adapun sumber dana atas rencana akuisisi dua ruas tol ini, dimungkinkan berasal dari dana Initial Public Overing (IPO) perseroan yang belum banyak terpakai.
MEDC: Tanam US$ 50 Juta di Blok 82 & 83 Yaman
PT Medco Energi Internasional Tbk melalui anak usahanya, Medco Yaman Holding Ltd akan menginvestasikan US$50 juta untuk kegiatan survei seismik dan pengeboran eksplorasi di blok 82 (Wadi Amed) dan blok 83 (Wadi Arat) Yaman. Direktur Proyek Medco Energi Lukman Mahfoedz mengatakan saat ini perusahaan fokus melakukan kegiatan survey seismik di kedua blok tersebut.
TLKM: Investasi Rp 4 Miliar Kembangkan DiLO
Operator telekomunikasi PT Telkom menginvestasikan sekitar Rp4 miliar unruk mengembangkan Digital Lounge (DiLO) pusat kreatif ragam akses teknologi yang memadukan fungsi edukasi serta hiburan (edutainment). DiLo merupakan pusat akses digital terpadu teknologi dan informasi, toko gadget, game, musik, video, film, animasi.
ADMF: Adira Bidik Kenaikan Pembiayaan Ford
PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (Adira Finance) mengincar tambahan pembiayaan sebesar 50% dari total pembiayaan kredit mobil ritel Ford Motor Indonesia (FMI) setelah keduanya menjalin kerja sama bisnis pada 2010.
BMRI: Mandiri Butuh Tambah Modal Rp 7 Triliun
PT Bank Mandiri Tbk membutuhkan tambahan modal sekitar Rp 7 triliun untuk menopang ekspansi bisnis hingga tahun 2014. Tambahan modal tersebut diharapkan diperoleh dari penerbitan saham baru, emisi obligasi subordinasi, dan laba ditahan. Direktur Utama Bank Mandiri menjelaskan, saat ini rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) Mandiri 16%.
BNGA: Tunjuk 3 Underwriter
PT CIMB Niaga Tbk telah menunjuk 3 sekuritas untuk menjadi penjamin pelaksana emisi (underwriter) obligasi subordinasi perseroan. Obligasi tersebut akan diterbitkan tahun ini dengan niliai sekitar Rp 3 triliun. Obligasi tersebut akan dilaksanakan pada 1H10. Penerbitan subdebt dilakukan untuk penambahan modal serta pembayaran obligasi yang bakal jatuh tempo.
MDLN: Modernland Incar Rp 450 Miliar dari Green Central
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menargetkan meraup penjualan apartemen senilai Rp 450 miliar dari proyek mixed use Green Central yang digarapnya di kawasan Gajah Mada, Jakarta Pusat. PT Wismatama Propertindo, investor Green Central, menggandeng Modernland Realty untuk melakukan konsep ulang proyek itu yang semula bernama Star City.
UNSP: Diberi Tenggat Waktu Akuisisi Domba Mas
BMRI sebagai salah satu kreditur Domba Mas, perusahaan yang ingin diakuisisi oleh UNSP, menargetkan tenggat waktu akuisisi tersebut bisa rampung. Menurut BMRI, UNSP harus menyelesaikan akuisisi tersebut pada Mei mendatang. Semula target akuisisi adalah pada Maret 2010.
BFIN: Jadwal Pembagian Dividen Tunai
PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 135 per saham atau dengan jumlah total sebesar Rp 102.645.802.935,-. Berikut adalah jadwal pembagian dividen tersebut:
- Cum dividen di pasar RG&NG : 17 Mei 2010
- Ex dividen di pasar RG&NG : 18 Mei 2010
- Cum dividen di pasar tunai : 20 Mei 2010
- Ex dividen di pasar tunai : 21 Mei 2010
- Recording date : 20 Mei 2010
- Payment date : 4 Juni 2010
PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI) kembali dikabarkan tertarik mengakuisisi sebuah perusahaan kontraktor minyak dan gas bumi (migas). Perseroan ingin membesarkan bisnisnya dengan memiliki saham Elnusa dan perusahaan lainnya. Karena itu, harga BIPI akan dikerek ke posisi Rp500 jangka pendek.
Beberapa broker dikabarkan bakal mengakumulasi saham PT Jaya Real Property Tbk (JRPT), karena harganya masih cukup murah dengan price earning ratio (PER) sanga rendah 6,6 kali dibandingkan sektornya yang telah mencapai 22,2 kali. Sementara itu, kinerja perseroan semakin bagus seiring membaiknya perekonomian nasional.
Corporate Action
Hari ini, cum date rights issue First Media Tbk (KBLV) rasio 11(new) : 10(old) Rp 500 Ex date (27 Apr 2010)
Earning Watch
BMRI: 1Q10, Laba Bersih Naik 43,3%
Technical Picks
- BHIT (760) - Trading Buy
- ADRO (2200) – Sell
- BMTR (425) – Trading Buy
- BBCA (5700) – Trading Buy
(dnl/dnl)











































