"Kita sudah tanda tangan dengan GEM. Dana yang mereka siapkan untuk investasi tahap awal sebesar Rp 325 miliar," ujar Direktur TMPI, Steven Kesuma saat dihubungi detikFinance, Senin (26/4/2010).
GEM merupakan perusahaan investasi asing raksasa dengan aset sebesar US$ 3,4 miliar. Menurut Steven, investasi sebesar Rp 325 miliar itu terdiri dari dua mekanisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Steven menjelaskan, dengan adanya perjanjian tersebut, maka setiap aksi korporasi apa pun berkaitan dengan penerbitan saham atau waran seperti rights issue, penerbitan obligasi konversi dan sebagainya, GEM wajib mengeksekusinya.
"Jadi kita punya keterikatan kalau kita mau terbitkan saham baru atau aksi lainnya berkaitan dengan saham, mereka wajib mengeksekusinya. Istilahnya Mandatory Converted Equity," ujarnya.
Sayangnya, Steven belum dapat memberikan gambaran mengenai jumlah saham yang akan dikonversi terkait suntikan Rp 200 miliar tersebut. "Belum, nanti tergantung harga pasar dulu," ujarnya.
Dana tersebut akan digunakan untuk pengembangan dan ekspansi perseroan, termasuk jika perlu melakukan akuisisi. Namun saat ini Steven belum dapat membeberkannya.
Namun yang pasti, lanjut Steven, dengan adanya dana siap serap sebesar Rp 325 miliar, perseroan akan memiliki keleluasaan dalam melakukan investasi ke depannya.
"Secara jangka panjang, GEM siap menambah investasi hingga US$ 100 juta," ujarnya. (dro/dnl)










































