IHSG Terus Nanjak, Cetak 22 Poin

IHSG Terus Nanjak, Cetak 22 Poin

- detikFinance
Senin, 26 Apr 2010 12:04 WIB
IHSG Terus Nanjak, Cetak 22 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menutup perdagangan sesi I hari ini naik 22 poin seiring dengan tren penguatan bursa-bursa regional Asia. Nilai tukar rupiah sempat menembus level 8.996/US$.

IHSG dibuka naik tipis ke level 2.924,932 dan langsung menguat hingga sempat menyentuh level 2.948,608, naik 24 poin dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 2.924,731.

Sejak awal perdagangan, tren penguatan masih menguasai lantai perdagangan. Hampir seluruh indeks saham sektoral mencetak kenaikan kecuali indeks saham sektor infrastruktur yang mendadak berbalik arah ke zona negatif lantaran terseret koreksi saham Telkom (TLKM).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun kenaikan indeks saham-saham sektor pertambangan diiringi dengan indeks saham-saham konsumsi, aneka industri, dan perkebunan yang masih naik tinggi serta sukses menopang IHSG naik cukup tinggi pada perdagangan siang ini.

Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi beli dengan pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 100 miliar.

Pada perdagangan Senin (26/4/2010) sesi I, IHSG ditutup naik 22,350 poin (0,76%) ke level 2.947,081. Indeks LQ 45 juga menguat 4,343 poin (0,76%) ke level 572,323.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 65.991 kali pada volume 3,072 miliar lembar saham senilai Rp 1,735 triliun. Sebanyak 132 saham naik, 60 saham turun dan 74 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia seluruhnya mengalami penguatan.
  • Indeks Shanghai naik 4,03 poin (0,14%) ke level 2.987,57.
  • Indeks Hang Seng naik 345,26 poin (1,63%) ke level 21.589,75.
  • Indeks Nikkei-225 melesat 240,22 poin (2,20%) ke level 11.154,68.
  • Indeks Straits Times menguat 14,50 poin (0,49%) ke 3.002,99.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 750 ke Rp 46.550, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 500 ke Rp 39.400, Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 13.500, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 250 ke Rp 27.050, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 300 ke Rp 18.300.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 100 ke Rp 7.950, BTPN turun Rp 100 ke Rp 7.750, Inco (INCO) turun Rp 50 ke Rp 5.050, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 ke Rp 5.600. (dro/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads