IHSG dibuka naik tipis ke level 2.924,932 dan langsung menguat hingga sempat menyentuh level 2.948,608, naik 24 poin dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 2.924,731.
Sejak awal perdagangan, tren penguatan masih menguasai lantai perdagangan. Hampir seluruh indeks saham sektoral mencetak kenaikan kecuali indeks saham sektor infrastruktur yang mendadak berbalik arah ke zona negatif lantaran terseret koreksi saham Telkom (TLKM).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi beli dengan pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 100 miliar.
Pada perdagangan Senin (26/4/2010) sesi I, IHSG ditutup naik 22,350 poin (0,76%) ke level 2.947,081. Indeks LQ 45 juga menguat 4,343 poin (0,76%) ke level 572,323.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 65.991 kali pada volume 3,072 miliar lembar saham senilai Rp 1,735 triliun. Sebanyak 132 saham naik, 60 saham turun dan 74 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia seluruhnya mengalami penguatan.
- Indeks Shanghai naik 4,03 poin (0,14%) ke level 2.987,57.
- Indeks Hang Seng naik 345,26 poin (1,63%) ke level 21.589,75.
- Indeks Nikkei-225 melesat 240,22 poin (2,20%) ke level 11.154,68.
- Indeks Straits Times menguat 14,50 poin (0,49%) ke 3.002,99.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 100 ke Rp 7.950, BTPN turun Rp 100 ke Rp 7.750, Inco (INCO) turun Rp 50 ke Rp 5.050, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 50 ke Rp 5.600. (dro/dnl)











































