Demikian disampaikan Corporate Secretary JSMR Okke Merlina, dalam keterangan tertulisnya kepada detikFinance di Jakarta, Senin (26/4/2010).
"Kuartal I tahun 2010 membukukan pendapatan sekitar Rp 1 Triliun. pendapatan triwulan 1 2009 sebesar Rp 820,55 miliar," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tanggal 23 November 2009 lalu, JSMR telah mengoperasikan satu ruas tol yaitu Jalan Tol Bogor Ring Road seksi I, yang menghubungkan Sentul Selatan-Kedung Halang sepanjang 3,8 Km. Dua ruas tol baru lainnya, Semarang-Solo Tahap I (Semarang-Ungaran, 11,3 Km) dan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Tahap IA (Waru-Sepanjang, 2,3 Km), di targetkan selesai pada triwulan IV 2010.
"Diharapkan kedua ruas tol yang akan dioperasikan Jasa Marga ini mampu memberikan kontribusi pendapatan usaha Perseroan," tambahnya.
Jasa Marga saat ini telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 531 km atau 76% dari seluruh ruas tol yang beroperasi di Indonesia. Apabila seluruh ruas tol yang saat ini dibangun Jasa Marga selesai, dalam 3-4 tahun kedepan sekitar tahun 2014 diperkirakan Jasa Marga telah mengoperasikan jalan tol sepanjang 750 km.
Dalam rangka meningkatkan dan memodernisasi pelayanan, Jasa Marga bekerja sama dengan Bank Mandiri telah menerbitkan E-Toll card untuk kemudahan transaksi di gardu tol. Pengguna E-toll card yang melintas di jalan tol Dalam Kota Jakarta dan Tol Bandara saat ini sudah mencapai sekitar 24.000 kendaraan/hari.
Saat ini E-Toll card baru diterapkan di Jalan Tol Dalam Kota Jakarta dan Bandara. Selanjutnya, dalam waktu dekat akan diterapkan di Tol Jagorawi, dan JORR. Dan secara bertahap, akan diterapkan di ruas tol lainnya, sehingga pada tahun 2011, E-Toll card sudah dapat dipergunakan di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga.
(wep/dro)











































