Pada perdagangan Senin (26/4/2010), IHSG ditutup naik 19,978 poin (0,68%) ke level 2.944,709. Indeks LQ 45 juga menguat 3,870 poin (0,68%) ke level 571,850.
Namun untuk perdagangan Selasa (27/4/2010) ini, IHSG diprediksi akan bergerak melemah. Investor menilai saham-saham sudah terlalu mahal, disamping aksi profit taking yang juga melanda sejumlah bursa regional lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Senin (26/4/2010), indeks Dow Jones industrial average naik tipis 0,75 poin (0,02%) ke level 11.205,03. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 5,23 poin (0,43%) ke level 1.212,05 dan Nasdaq melemah 7,20 poin (0,28%) ke level 2.522,95.
Bursa Tokyo juga mengawali perdagangan di teritori negatif. Indeks Nikkei-225 dibuka melemah 32,34 poin (0,29%) ke level 11.133,45.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Pada perdagangan hari senin IHSG sempat menyentuh level 2954 (+0.99%) sebelum akhirnya ditutup di bawah resistance di 2944 (+0.64%) jika kita lihat IHSG membentuk negative divergence pada RSI dimana IHSG membentuk new high tapi indikator malahan menurun ini berarti bahwa IHSG uda mulai jenub beli sehingga aksi profit taking dapat terjadi, IHSG sendiri pada hari ini berkisar pada 2916 β 2976 dengan saham β saham yang layak diperhatikan antara lain ASII, TLKM, BBRI
Panin Sekuritas:
IHSG kembali menguat pasca menembus rekor tertinggi pekan lalu. Menguatnya indeks didukung oleh rally yang terjadi pada bursa regional. Kami memperkirakan rally naik indeks masih akan berlanjut meski terbatas pada hari ini. Indeks diperkirakan akan menguji level resistance 2.970-2.980. Sementara range support berada pada 2.923-2.935. Saham pertambangan, consumer goods masih akan menjadi incaran investor. Sementara investor juga masih menanti laporan kinerja 1Q-10.
(qom/qom)











































