IHSG Kehilangan 5 Poin

IHSG Kehilangan 5 Poin

- detikFinance
Selasa, 27 Apr 2010 16:06 WIB
IHSG Kehilangan 5 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup turun 5 poin menyusul semakin terkoreksinya sejumlah saham-saham unggulan. Meskipun saham-saham lapis dua cenderung menguat namun tak mampu mengangkat IHSG ke zona hijau.

IHSG dibuka turun tipis ke level 2.943,677 dan kemudian melemah hingga sempat menyentuh ke level 2.931,996, turun 13 poin dibandingkan penutupan kemarin di level 2.944.709.

Sejak awal perdagangan, saham-saham unggulan didera tekanan jual meskipun dalam volume yang tidak begitu besar. Perdagangan berjalan stagnan dan tidak terlalu agresif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak terlihat adanya daya beli yang memadai pada saham-saham unggulan yang mengalami koreksi, sehingga akhirnya IHSG tidak mampu menembus zona positif.

Untungnya, saham-saham lapis dua cenderung menguat sehingga cukup mampu menahan IHSG dari penurunan lebih dalam. Ini bisa dilihat dari rasio penurunan IHSG yang jauh lebih kecil ketimbang rasio penurunan indeks LQ 45.

Indeks saham perkebunan, pertambangan, infrastruktur dan aneka industri memberikan tekanan paling besar dalam penurunan IHSG hari ini. Namun indeks saham pertambangan akhirnya ditutup menguat tipis.

Indeks saham konsumsi bergerak ragu-ragu di perbatasan positif dan negatif, namun akhirnya berhasil ditutup menguat. Indeks saham properti dan keuangan bertahan di zona hijau dengan kenaikan tipis.

Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi jual sebesar Rp 1,056 triliun, sedangkan transaksi beli asing sebesar Rp 968,811 miliar. Nilai penjualan bersih asing (foreign net sell) sebesar Rp 87,852 miliar.

Pada perdagangan Selasa (27/4/2010), IHSG ditutup turun 5,410 poin (0,19%) ke level 2.939,299. Indeks LQ 45 juga turun 3,232 poin (0,57%) ke level 568,618.

Sementara nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis ke level 9.007 per dolar AS, dibandingkan sebelumnya di level 9.001 per dolar AS.

Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 120.575 kali pada volume 6,477 miliar lembar saham senilai Rp 3,945 triliun. Sebanyak 95 saham naik, 108 saham turun dan 90 saham stagnan.

Bursa-bursa Asia didominasi pelemahan.
  • Indeks Shanghai anjlok 61,58 poin (2,07%) ke level 2.907,93.
  • Indeks Hang Seng turun 325,27 poin (1,51%) ke level 21.261,79.
  • Indeks Nikkei-225 naik 46,87 poin (0,42%) ke level 11.212,66.
  • Indeks Straits Times turun 14,54 poin (0,48%) ke 2.988,08.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Anker Bir (DLTA) naik Rp 3.000 ke Rp 80.000, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.050 ke Rp 40.300, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 650 ke Rp 18.950, Mayora (MYOR) naik Rp 225 ke Rp 4.825, Dynaplast (DYNA) naik Rp 150 ke Rp 1.050, Eatertainment (SMMT) naik Rp 90 ke Rp 450.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 800 ke Rp 46.200, Astra Agro (AALI) turun Rp 550 ke Rp 23.250, Indocement (INTP) turun Rp 250 ke Rp 15.450, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 150 ke Rp 27.450, Indosat (ISAT) turun Rp 150 ke Rp 5.950.

Β 

(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads