"Memang ada sekitar 150 rekening yang masih kami telaah lebih lanjut," ungkap Kepala Biro Transaksi Lembaga Efek Bapepam-LK, Nurhaida kepada detikFinance di Jakarta, Kamis (28/4/2010).
Namun saat ditanyakan nilai rekening efek dari ke 150 tersebut, dirinya belum mau menjelaskan, karena prosesnya masih belum final. Namun diperkirakan masih ada lagi beberapa rekening yang diindikasi bermasalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabarnya, memang terdapat dana nasabah OKCS yang digelapkan oleh manajemen. Otoritas bursa juga terus melakukan verifikasi lebih lanjut.
(wep/dro)











































