IHSG dibuka naik tipis ke level 2.903,520 dan langsung menguat hingga sempat menyentuh level 2.925,504, naik 22 poin dari penutupan kemarin di level 2.903,319.
Pada awal perdagangan, IHSG sempat menguat cukup tajam didorong oleh aksi beli pada sebagian besar saham-saham unggulan, terutama yang mengalami koreksi cukup dalam pada perdagangan kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kenaikan IHSG hanya ditopang oleh saham-saham aneka industri melalui penguatan saham Astra International (ASII) serta sejumlah saham-saham sektor keuangan.
Tekanan jual tampaknya kembali mendera sejumlah saham unggulan. Hal serupa terjadi di bursa-bursa regional Asia. Lembaga pemeringkat Standard & Poor's (S&P) baru saja menurunkan peringkat Spanyol dari AA+ menjadi AA dengan outlook diubah menjadi negatif.
Penurunan peringkat ini disinyalir mendorong terjadinya aksi jual lanjutan pada perdagangan hari ini yang membuat harga-harga sejumlah saham unggulan berbalik arah ke zona merah.
Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi jual dengan penjualan bersih (foreign net sell) sebesar Rp 135 miliar.
Pada perdagangan Kamis (29/4/2010) sesi I, IHSG ditutup naik tipis 9,976 poin (0,34%) ke level 2.913,295. Indeks LQ 45 juga menguat tipis 1,743 poin (0,31%) ke level 561,526.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 71.545 kali pada volume 4,014 miliar lembar saham senilai Rp 1,935 triliun. Sebanyak 132 saham naik, 66 saham turun dan 71 saham stagnan.
Bursa-bursa Asia masih dalam tren penguatan meskipun dalam rentang tipis. Bursa Jepang hari ini meliburkan diri.
- Indeks Shanghai naik 6,59 poin (0,23%) ke level 2.906,93.
- Indeks Hang Seng naik tipis 1,02 poin (0,01%) ke level 20.950,42.
- Indeks Straits Times naik 29,32 poin (1%) ke 2.961,36.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 1.250 ke Rp 12.800, Astra International (ASII) naik Rp 600 ke Rp 46.150, Indocement (INTP) naik Rp 250 ke Rp 15.150, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 40.100.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 450 ke Rp 27.100, Bank Mega (MEGA) turun Rp 350 ke Rp 2.100, Goodyear (GDYR) turun Rp 200 ke Rp 13.800, Astra Agro (AALI) turun Rp 150 ke Rp 22.500, Lonsum (LSIP) turun Rp 100 ke Rp 9.600.
Â
Â
(dro/qom)











































