Dengan demikian pendapatan per saham naik 61% dari Rp 463 menjadi Rp 744. Demikian siaran pers dari Astra yang diterima detikFinance, Kamis (29/4/2010).
Pendapatan bersih Astra Grup mencapai Rp 29,688 triliun, naik 38% dibandingkan dengan Rp 21,537 triliun pada periode yang sama tahun 2009. Laba usaha meningkat 24%, yaitu dari Rp 2,622 triliun menjadi Rp 3,247 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan permintaan konsumsn domestik yang terus meningkat seiring ketersediaan sumber pembiayaan yang murah dan penguatan nilai tukar rupiah serta inflasi yang rendah, mendukung penguatan seluruh lini bisnis Grup Astra.
Hanya saja, lanjut Prijono, pertumbuhan sektor otomotif pada tahun ini diprediksi akan terkena dampak dari ketatnya kompetisi di sektor sepeda motor dan kemungkinan munculnya perubahan ketentuan paajak kendaraan bermotor. (qom/dnl)











































