Imbas Goldman, Wall Street Hadapi Pekan Terburuk

Imbas Goldman, Wall Street Hadapi Pekan Terburuk

- detikFinance
Sabtu, 01 Mei 2010 12:39 WIB
Jakarta - Saham-saham di bursa Wall Street, AS anjlok dalam perdagangan Jumat (30/4/2010). Penurunan harga saham ini menutup pekan terburuk Wall Street sejak Januari 2010. Penyebabnya adalah berita penyelidikan kasus kriminal Godman Sachs yang membuat investor cemas.

Investor Wall Street cemas, Goldman akan dikenai hukuman yang berat dari Bapepam AS atau Security Exchange Commite (SEC) sebagai regulator dan pengawas pasar modal.

"Kasus ini sangat mengerikan, karena menarik turun pasar secara menyeluruh. Saat ini kita kembali pada ketidakpastian lagi," ujar Direktur perdagangan efek Canaccord Adams seperti dikutip Reuters, Sabtu (1/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kejaksaan AS di New York telah memulai proses penyelidikan terhadap Goldman, setelah diterimanya laporan dan SEC.

Pada perdagangan saham Jumat, saham Goldman turun 9,4% menjadi US$ 145,2, dan kapitalisasi pasar Goldman turun US$ 20 miliar setelah munculnya tuntutan dari SEC. Indeks S&P turun 2,5%.

Indeks Dow Jones pada perdagangan Jumat turun 158,71 poin atau 1,42% menjadi 11.008,61. Indeks S&P 500 kehilangan 20,09 poin atau 1,66% menjadi 1.186,69. Kemudian indeks Nasdaq turun 50,73 poin atau 2,02% menjadi 2.461,19.

Selain soal Goldman, penurunan indeks saham ini diakibatkan karena sentimen negatif yang timbul dari kekhawatiran akan gagal bayar surat utang Yunani. Dalam seminggu ini, indeks Dow Jones turun 1,2%, S&P turun 2,5%, dan Nasdaq turun 2,7%. Ini merupakan pekan terburuk sejak 24 Januari 2010.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads