IHSG dibuka naik tipis ke level 2.971,747 dari penutupan akhir pekan lalu di level 2.971,252. Namun seiring dengan pelemahan sebagian besar saham-saham unggulan, IHSG langsung jatuh 14 poin ke level 2.957,980.
Untungnya, penguatan saham-saham sektor konsumsi yang cukup tinggi, diiringi dengan penguatan saham Telkom (TLKM) yang membuat indeks saham infrastruktur naik hampir 1%, berhasil menggiring IHSG ke zona positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepertinya IHSG akan bergerak dalam rentang tipis sepanjang perdagangan hari ini, terutama jika tidak ada sentimen positif yang mampu membuat saham-saham pertambangan dan perbankan berbalik arah.
Namun keberhasilan IHSG menutup perdagangan sesi I di zona hijau menjadikan IHSG satu-satunya bursa di Asia yang mengalami penguatan, sedangkan seluruh bursa-bursa Asia lainnya mengalami koreksi lebih dari 1%.
IHSG juga berhasil membalap posisi indeks Strait Times di bursa saham Singapura.
Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi beli dengan pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 179 miliar.
Pada perdagangan Senin (30/4/2010), IHSG ditutup menguat 4,529 poin (0,15%) ke level 2.975,781. Indeks LQ 45 juga menguat 1,949 poin (0,33%) ke level 575,314.
Perdagangan berjalan moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 55.890 kali pada volume 2,664 miliar lembar saham senilai Rp 2,189 triliun. Sebanyak 83 saham naik, 128 saham turun dan 63 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia seluruhnya mengalami koreksi dengan rata-rata lebih dari 1%. Bursa China, Jepang, Thailand dan Filipina libur.
- Indeks Hang Seng anjlok 313,41 poin (1,48%) ke level 20.795,18.
- Indeks Straits Times turun 28,82 poin (0,97%) ke level 2.945,79.
- Indeks KOSPI turun 25,35 poin (1,46%) ke level 1.716,21.
- Indeks Taiwan turun 85,93 poin (1,07%) ke level 7.918,32.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Unilever (UNVR) naik Rp 800 ke Rp 14.650, Indocement (INTP) naik Rp 650 ke Rp 16.450, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 200 ke Rp 27.800, Telkom (TLKM) naik Rp 150 ke Rp 8.000, Astra Agro (AALI) naik Rp 100 ke Rp 22.300.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 750 ke Rp 13.700, Astra International (ASII) turun Rp 550 ke Rp 46.600, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 150 ke Rp 38.900, United Tractors (UNTR) turun Rp 100 ke Rp 19.400.
Β
(dro/qom)











































