BSD Tunda Penerbitan 10% Saham Baru Non HMETD

BSD Tunda Penerbitan 10% Saham Baru Non HMETD

- detikFinance
Senin, 03 Mei 2010 15:41 WIB
Jakarta - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menunda rencana penerbitan 10% saham baru tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMTED) lantaran terhambat belum keluarnya peraturan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sembari menunggu, perseroan mencari investor strategis.

Menurut Corporate Secretary BSDE, Feniyanti, dalam rencana kerja perseroan di tahun 2010, perseroan memang akan menambahkan permodalan melalui penambahan saham yang berasal dari saham portepel. Jumlahnya mencapai angka maksimal, 10% sesuai dengan revisi aturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) kembali menerbitkan peraturan baru No. IX.D.4.

"Untuk sementara, kami tunda dulu, karena menuggu peraturan dari bursa. Kalau dari Bapepam kan sudah keluar, terkait penambahan modal disetor tanpa HMETD. Sesuai dengan peraturan, kami coba lakukan penambahan 10%," jelas Feni di Jakarta, Senin (3/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penambahan modal tersebut rencananya akan ditawarkan kepada investor strategis. Sayangnya, Feni belum mau mengungkapkan siapa investor strategis yang dimaksud.

"Kami baru akan cari setelah disetujui. Sampai saat ini belum diajukan. Ini utamanya untuk menjaga likuiditas saham yang ada di pasar," paparnya.

Lanjutnya, "peraturan ini kami harapan bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk yang lain dalam rangka perkembangan pasar. Mudah-mudahan tetap bisa di tahun ini (penambahan modal)," imbuhnya.

Sebelumnya, Bapepam-LK menaikkan porsi penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMTED) dari 5% menjadi 10%.

"Peraturan ini menjadiklan pasar modal sebagai pilihan alternatif sumber pembiayaan yang lebih kompetitif bagi dunia usaha. Juga mendorong peningkatan kepemilikan publik secara lebih meluas atas perusahaan terbuka," kata Fuad.

 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads