Mengawali perdagangan, IHSG langsung menguat menciptakan rekor terbarunya. Selama sesi I, IHSG sempat menembus titik tertingginya di 2.996,419. Namun belum sempat mencapai 3.000, penguatan IHSG mulai tertebas.
Dan pada perdagangan Selasa (4/5/2010) sesi I, IHSG akhirnya ditutup menguat 29,855 poin (1,01%) ke level 2.990,750. Indeks LQ 45 juga menguat 6,424 poin (1,12%) ke level 578,956.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional bergerak cukup variatif. Bursa Jepang dan Shanghai tercatat masih libur memperingati hari nasional.
- Indeks Hang Seng naik 18,84 poin (0,09%) ke level 20.830,20.
- Indeks Straits Times melemah 28,25 poin (0,96%) ke level 2.915,97.
- Indeks Seoul turun 3,07 poin (0,16%) ke level 1.718,14.
Perdagangan berjalan tidak terlalu ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 51.084 kali pada volume 2.431 juta lembar saham senilai Rp 1,598 triliun. Sebanyak 97 saham naik, 85 saham turun dan 72 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat harganya antara lain Astra International (ASII) naik Rp 450 menjadi Rp 46.850, BRI (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 9.050, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 menjadi Rp 8.450, Unilever (UNVR) naik Rp 1.700 menjadi Rp 16.150.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.950, Indika Energy (INDY) turun Rp 25 menjadi Rp 3.000, International Nickel (INCO) turun Rp 50 menjadi Rp 4.950.
(qom/qom)











































