Sri Mulyani Dikabarkan Mundur, IHSG Langsung Ambrol

Sri Mulyani Dikabarkan Mundur, IHSG Langsung Ambrol

- detikFinance
Rabu, 05 Mei 2010 10:35 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melorot lebih dari 2 persen setelah munculnya kabar mundurnya Menkeu Sri Mulyani Indrawati. IHSG jatuh semakin dalam setelah sempat mendapatkan sentimen negatif pelemahan bursa-bursa regional di awal perdagangan.

Pada perdagangan Rabu (5/5/2010) pukul 10.25 waktu JATS, IHSG tercatat merosot hingga 83,669 poin (2,83%) ke level 2.875,346.

Seperti diketahui, Bank Dunia telah menunjuk Menteri Keuangan Sri Indrawati untuk menjadi Managing Director Bank Dunia per 1 Juni 2010. Sri Mulyani dikabarkan sudah mengajukan pengunduran diri ke Presiden SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Analis pasar saham, Pardomoan Sihombing mengatakan, pasar masih menunggu kelanjutan kabar tentang Sri Mulyani karena belum ada kepastian apakah Sri Mulyani akan mengambil posisi tersebut.

"Kita sampai saat ini belum tahu apakah jabatan itu akan diambil oleh enggak oleh Sri Mulyani. Kalau tidak tentu tidak berpengaruh besar pada market, malah bisa menambah confident," ujarnya.

"Tapi kalau misalnya itu benar terjadi, yang penting adalah kita harus bangga sebagai bangsa Indonesia bahwa salah satu putrinya bisa memimpin Bank Dunia," imbuh Pardomoan ketika dihubungi detikFinance.

Jika memang Sri Mulyani mengundurkan diri, lanjut dia, maka pemerintah harus segera mencari penggantinya.

"Tapi dengan catatan memiliki kredibilitias dan kompetensi yang setara karena market sudah sangat confident dengan kebijakan Sri Mulyani," katanya.

Selain itu, posisi Menteri Keuangan diharapkan tidak kosong dalam waktu yang lama karena dikhawatirkan bisa menimbulkan gejolak di pasar.

Siapa tokoh yang cocok menggantikan Sri Mulyani? "Ya, sebenarnya banyak, tapi kalau bisa dari orang pasar juga karena supaya tidak berat sebelah supaya kebijakan yang diambil benar-benar mengerti karakter pasar modal," pungkas Pardomoan. (qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads