Mengawali perdagangan, IHSG langsung melemahΒ hingga 41,543 poin (1,40%) ke level 2.917,472. Namun setelah kemunculan berita mundurnya Sri Mulyani, pelemahan IHSG pun semakin tidak terelakkan lagi. IHSG sempat merosot 100 poin lebih dan menggapai titik terendahnya di 2.853,975.
Pada perdagangan Rabu (5/5/2010) sesi I, IHSG ditutup merosot hingga 82,172 poin (2,78%) ke level 2.876,843. Indeks LQ 45 juga melemah 17,116 poin (2,99%) ke level 555,099.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG tercatat mengalami penurunan paling dalam dibandingkan bursa regional lainnya. Mayoritas bursa regional juga melemah terimbas sentimen negatif krisis utang Yunani. Investor sebelumnya mengkhawatirkan krisis utang Yunani akan menular ke negara Eropa lainnya. Sejauh ini, dua negara yakni Spanyol dan Portugal juga telah diturunkan peringkatnya.
Pergerakan bursa regional hingga sesi siang ini adalah:
- Indeks Hang Seng merosot 438,32 poin (2,11%) ke level 20.324,73.
- Indeks Stratis Times melemah 42,41 poin (1,46%) ke level 2.858,77.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 74.878 kali dengan volume 9.107 juta lembar saham senilai Rp 4,22 triliun. Sebanyak 23 naik, 198 saham turun dan 23 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.000 menjadi Rp 44.550, BCA (BBCA) turun Rp 250 menjadi Rp 5.250, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 250 menjadi RP 8.000, United Tractor (UNTR) turun Rp 900 menjadi Rp 18.300, Adaro (ADRO) turun Rp 125 menjadi Rp 2.000, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 7.700, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 200 menjadi Rp 5.500, BRI (BBRI) turun Rp 350 menjadi Rp 8.700.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain Bhakti Investama (BHIT) naik Rp 35 menjadi Rp 300, Unilever (UNVR) naik Rp 200 menjadi Rp 16.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 100 menjadi Rp 28.200.
(qom/qom)











































