Menurut Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto, pabrik packing plant akan tersebar di empat lokasi, mulai Pulau Jawa, Kalimantan, dan Papua. Total kapasitas packing plant mencapai 600 ribu ton per tahun.
"Packing plant tidak hanya di Papua, tetapi di Pontianak, Kaltim, dan Banyuwangi. Tahun ini rencananya ada empat packing plant dan dananya dari internal sekitar Rp 600 miliar," kata Dwi Soetjipto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan semen, perseroan akan membangun packing plant. "Kita sudah merencanakan, seperti di Papua sudah masuk dalam perencanaan. Sekarang kita sedang memilih beberapa lokasi, kita belum menentukan antara di Manokwari atau Sorong," ucapnya.
Dengan adanya packing plant, maka distribusi semen menjadi lancar karena memiliki fasilitas sandar khusus kapal dan dapat mengoperasikan kapal curah semen serta pembongkaran semen secara cepat dan efisien.
"Dari packing plant tersebut, ongkos transport, dan distribusi bisa lebih dihemat," jelasnya.
(wep/dnl)











































