"BHIT mengharapkan bisa berproduksi sekitar 6 juta ton per tahun di 2011 dari 2 KP yang sudah berproduksi di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur," ujar Corporate Secretary BHIT, Robert Satrya saat dihubungi detikFinance, Kamis (6/5/2010).
Pada 5 Mei 2010, BHIT telah menandatanagni perjanjian jual beli dengan Titan Mining untuk mengakuisisi 8 KP batubara seluas lebih dari 92.000 hektar di kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total cadangan batubara di 8 KP ini diperkirakan mencapai 750 juta hingga 1 miliar ton. Selain 8 KP batubara yang baru diakuisisi, BHIT juga telah menandatangani perjanjian awal untuk mengelola salah satu KP produksi di Kalimantan Timur.
"KP produksi di Kalimantan timur diperkirakan sekitar 30 juta ton. Dengan adanya pelabuhan baru dan sarana jalan, produksi diharapkan bisa ditingkatkan menjadi 3 juta ton per tahun di 2011," jelas Robert.
Dengan demikian, BHIT menargetkan dapat memproduksi batubara sebanyak 6 juta ton di 2011 yang berasal dari 1 KP produksi di Sumatera Selatan dan 1 KP produksi di Kalimantan Timur.
"BHIT akan terus meningkatkan produksi. Target produksi di 2012 sekitar 15 juta ton,' ujarnya.
Sayangnya, Robert enggan membeberkan berapa dana yang dihabiskan untuk mengakuisisi 8 KP ini.
Â
Â
(dro/qom)











































