Menurut Direktur Utama PT Mandiri Tunas Finance, Halim Gunadi, rencananya MTN bakal terbit pada bulan Juli 2010. Fasilitas MTN dengan total Rp 700 miliar akan digunakan untuk membiayai pinjaman kredit kendaraan perseroan yang diproyeksi mencapai Rp 4,5 triliun.
"MTN kedua akan terbit Juli 2010 sebesar Rp 350 miliar. Kenapa MTN, salah satunya karena tingkat bunga yang lebih menarik. Namun bisa disampaikan. Untuk yang pertama di bulan Februsri, kami menetapkan 11,6%," jelas Halim dalam public expose TURI di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (6/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk induk usaha mereka, PT Tunas Ridean Tbk (TURI) menargetkan penjualan otomotif naik 25% menjadi 26.245 unit. Dimana penjualan sepeda motor naik 23% menjadi 132.402 unit.
Hingga akhir 2009, penjualan mobil perseroan mencapai 20.989 unit dan penjualan sepeda motor sebanyak 107.723 unit. "Triwulan I-2010 industri mencatat pencapaian penjualan mobil 175 ribu dan motor 1,6 juta. Hingga akhir tahun diprediksi mencapai 700 ribu unit mobil dan 6,6 juta motor," papar Direktur Utama TURI Rico A. Setiawan.
Dengan tercapainya target tersebut, pendapatan perseroan pada tahun ini diperkirakan mencapai Rp 6,5 triliun,atau tumbuh 32,65% dibanding posisi tahun lalu, Rp 4,9 triliun.
Perseroanpun telah menganggarkan belanja modal (capital expenditure) sebesar Rp 449,1 miliar pada tahun 2010. Dana itu akan dialokasikan untuk Tunas Rental Rp 385,1 miliar dan Rp 64 miliar untuk keperluan perseroan lainnya.
Sumber pendanaan capex perseroan akan diperoleh dari 86% pembiayaan bank sisanya 14% dari kas internal. "Bank Mandiri, BCA, Bank Ekonomi, Danamon dan ada beberapa bank lagi," imbuhnya.
(wep/dro)











































