"Hingga hari ini, Medco danΒ partner kami (Libya Investment Authority) telah menginvestasikan sekita US$ 321 juta. Sementara tahun ini kami alokasikan sekitar US$ 78 juta," kata Direktur Operasi Medco Energy International, Lukman Mahfoedz di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Jumat (7/5/2010).
Lukman memaparkan, rencananya pada tahun ini Medco dan partnernya akan mengebor lima sumur yang terdiri dari tiga sumur ekplorasi dan dua appraisal. Dimana untuk mengebor masing-masing sumur membutuhkan dana US$ 8 juta. Hingga saat ini, Medco dan mitranya sudah mengebor 21 sumur di sana yang terdiri dari 17 sumur eksplorasi dan 4 sumur appraisal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya, pada tahun ini Medco dan mitranya akan menyelesaikan tahap ekplorasi dan akan membentuk perusahaan patungan pada tahun 2011. Pada tahun yang sama, perseroan juga akan membuka tender Engineering, Procurement Contruction (EPC) pembangunan fasilitas produksi di sana.
Lebih lanjut, Lukman memaparkan pada tahun 2012 hingga 2013 kontruksi fasilitas produksi akan dilakukan dan diharapkan produksi sudah dimulai pada 2014. Adapun target produksi awal yang ditetapkan perseroan sebesar 50.000 hingga 100.000Β bph.
"Kami sangat optimistis ini tercapai karena selama di sana kami banyak dibantu pemerintah Libya dalam approval. Misalnya untuk permintaan persetujuan operator dan perpanjangan ekplorasi, kami ajukan 4 Maret 2010 dan pada 20 Maret 2010 sudah disetujui," jelasnya.
Seperti diketahui, sejak 1 April 2010 Medco ditunjuk sebagai operator dari Perjanjian Eksplorasi dan Produksi atas Area 47 (Area 47 EPSA). Di blok tersebut, Medco Energi memiliki hak partisipasi sebesar 50% di Area-47, dan sisanya dimiliki oleh Libya Investment Authority (LIA), yang mengakuisisi kepemilikan Verenex Energy Inc di Area 47 EPSA pada 21 Desember 2009 yang lalu.
(epi/qom)











































