Trikomsel Raih Pinjaman US$ 30 Juta

Trikomsel Raih Pinjaman US$ 30 Juta

- detikFinance
Jumat, 07 Mei 2010 13:57 WIB
Jakarta - PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) baru saja mendapatkan komitmen pinjaman dari ANZ Bank dan Standard Chartered Bank sebesar US$ 30 juta untuk mengembangkan pasar smartphone di tahun 2010. Selain fokus tersebut, perseroan juga berencana menambah porsi produk smartphone lokal, mengingat pasar di segmen ini terus tumbuh selama beberapa tahun mendatang.

Demikian disampaikan Direktur Utama TRIO, Sugiono Wiyono Sugialam, dalam public expose di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (7/5/2010).

"Kami sudah dapat dari pihak ketiga, support dari perbankan. Saat ini yang sudah ada dari ANZ dan Standard Chartered, total US$ 30 juta," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, jumlah komitmen pinjaman ini berpotensi menjadi lebih besar, mengingat perseroan sedang menjajaki komitmen baru daru dua bank asing. Namun dirinya masih belum mau mengungkapkan secara rinci.

"Yang ini belum. Masih penjajakan final," jelasnya.

Komitmen pinjaman tersebut rencananya akan digunakan untuk pengembangan produk khususnya smartphone, yang sedang marak. Trikomsel akan menambah unit produk smartphone kelas high end, macam Blackberry juga tidak ketinggalan produk lokal.

"Kita lihat smartphone semakin banyak peminat dalam beberapa tahun belakangan. Khususnya akan ponsel qwerty-nya. Kami juga akan menaikkan produk lokal, kalau ITC bilangnya Chinaberry. Nanti produk smartphone sekitar 20% dari seluruh yang ada di Okeshop," paparnya.

Sementara untuk target pendapatan di tahun ini perseroan menetapkan kenaikan 15-20% dari raihan tahun 2009 Rp 5,45 triliun. Peningkatan ini disebabkan naiknya minat konsumen Indonesia untuk pasar smartphone.

"Kuartal I kita tambah 50 unit tapi kita juga kurangi sekitar 30, yang letaknya tidak strategis. Kuartal II akan nambah 30 sampai 50 unit," imbuhnya.


 

 

(wep/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads