IHSG Terseret Pelemahan Saham BUMN

IHSG Terseret Pelemahan Saham BUMN

- detikFinance
Selasa, 11 Mei 2010 09:40 WIB
IHSG Terseret Pelemahan Saham BUMN
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah dibuka kompak melemah. Tekanan jual pada saham-saham BUMN membuat IHSG melawan arus bursa regional yang masih menguat dan bergerak di zona negatif.

Pada perdagangan Selasa (11/5/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 2.850,823 dan langsung menguat ke level 2.862,336, naik 12 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.850,427. Namun Indeks LQ 45 juga melemah tipis 0,233 poin (0,04%) ke level 549,186.

Pada perdagangan pre-opening, sebanyak 24 saham unggulan masih melanjutkan kenaikan dalam rentang tipis, sedangkan 18 saham stagnan dan 2 saham turun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah perdagangan dibuka, IHSG pun tak mampu mempertahankan posisinya di zona hijau dan mulai memasuki zona merah. Sebagian besar saham-saham unggulan BUMN seperti Telkom (TLKM), BRI (BBRI), Bank Mandiri (BMRI), Semen Gresik (SMGR), Timah (TINS), Antam (ANTM) serta sejumlah saham perbankan lainnya mengalami tekanan jual setelah menguat cukup tajam pada perdagangan kemarin.

Akibatnya, IHSG pun berbalik arah ke zona merah. Pada pekan kemarin, IHSG turun selama 5 hari berturut-turut, sehingga kenaikan kemarin yang cukup besar mencapai 4% membuat investor memutuskan mengambil untung (profit taking) jangka pendek.

Hingga pukul 09.35 JATS, IHSG bertengger di level 2.837,749, turun 12,678 poin (0,44%).

Sementara nilai tukar rupiah melemah tipis ke level 9.090 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.070 per dolar AS.

Seluruh bursa regional Asia masih didominasi penguatan dalam rentang kenaikan tipis
  • Indeks Shanghai naik 19,59 poin (0,73%) ke level 2.718,35.
  • Indeks Hang Seng turun 58,12 poin (0,26%) ke level 20.373,34.
  • Indeks Nikkei 225 naik tipis 8,31 poin (0,08%) ke level 10.539,01.
  • Indeks Strait Times naik 7,80 poin (0,27%) ke level 2.888,28.
 

 

(dro/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads