IHSG Pimpin Kenaikan Indeks Saham Asia Pasifik

IHSG Pimpin Kenaikan Indeks Saham Asia Pasifik

- detikFinance
Rabu, 12 Mei 2010 16:06 WIB
IHSG Pimpin Kenaikan Indeks Saham Asia Pasifik
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 34 poin mengikuti pembalikan arah bursa-bursa Asia yang terangkat penguatan bursa-bursa Eropa. Penguatan saham-saham perbankan Eropa memberikan angin segar bagi laju kenaikan IHSG.

IHSG dibuka naik tipis ke level 2.812,990 dan kemudian menguat bertahap hingga sempat menyentuh level 2.849,076, naik 37 poin dibanding penutupan kemarin di level 2.812,891.

Pada awal perdagangan, IHSG langsung melaju cukup tinggi. Aksi beli di tengah posisi penawaran jual yang bervolume tipis membuat harga-harga saham menanjak tinggi dalam waktu singkat dipimpin oleh saham-saham sektor konsumsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di tengah perdagangan, kenaikan IHSG sempat terkikis lantaran aksi jual mendadak memukul mundur daya beli. Pelemahan bursa-bursa regional Asia siang tadi juga memberikan sentimen jual IHSG.

Untungnya, bursa-bursa Eropa menguat cukup tinggi dipicu oleh penguatan saham-saham perbankan menyusul pudarnya kekhawatiran investor pada situasi utang Yunani dan beberapa negara lainnya. Penguatan bursa-bursa Eropa serta merta membuat indeks-indeks saham regional Asia balik arah ke zona positif.

IHSG pun langsung ikutan melanjutkan penguatan dipimpin oleh kenaikan tajam indeks saham konsumsi disertai penguatan saham-saham sektor pertambangan. Kenaikan IHSG hari ini menjadi yang tertinggi di kawasan Asia Pasifik.

Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi beli sebesar Rp 955,874 miliar, sedangkan aksi jual asing sebesar Rp 815,698 miliar. Nilai pembelian bersih asing (foreign net buy) sebesar Rp 140,176 miliar.

Pada perdagangan Rabu (12/5/2010), IHSG ditutup menguat 34,731 poin (1,23%%) ke level 2.847,622. Indeks LQ 45 naik 7,844 poin (1,45%) ke level 548,713.

Sementara nilai tukar rupiah ditutup menguat ke level 9.090 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.120 per dolar AS.

Perdagangan berjalan lambat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 96.529 kali pada volume 3,687 miliar lembar saham senilai Rp 3,182 triliun. Sebanyak 139 saham naik, 72 saham turun dan 74 saham stagnan.

Bursa-bursa regional Asia balik arah ke zona positif mengikuti bursa-bursa Eropa yang dibuka menguat, kecuali bursa Jepang yang sudah tutup sebelum pembukaan Eropa.

  • Indeks Shanghai naik 8,14 poin (0,31%) ke level 2.655,71.
  • Indeks Hang Seng naik 65,98 poin (0,33%) ke level 20.212,49.
  • Indeks Nikkei 225 turun 17,07 poin (0,16%) ke level 10.394,03.
  • Indeks Strait Times naik 21,76 poin (0,76%) ke level 2.879,43.



Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 3.000 ke Rp 31.400, Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 73.000, Bank Mega (MEGA) naik Rp 575 ke Rp 2.875, Unilever (UNVR) naik Rp 500 ke Rp 15.100, Indocement (INTP) naik Rp 350 ke Rp 15.700, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 36.800.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Alfamart (AMRT) turun Rp 190 ke Rp 1.000, First Media (KBLV) turun Rp 50 ke Rp 800, Telkom (TLKM) turun Rp 50 ke Rp 7.600, BRI (BBRI) turun Rp 50 ke Rp 8.350, Indosat (ISAT) turun Rp 50 ke Rp 5.550.

 

 
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads