Beli 2 Kapal, Samudera Indonesia Anggarkan US$ 16 Juta

Beli 2 Kapal, Samudera Indonesia Anggarkan US$ 16 Juta

- detikFinance
Rabu, 12 Mei 2010 17:10 WIB
Jakarta - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) akan kembali membeli dua kapal kontainer berkapasitas 15 ribu DWT di tahun 2010. Total investasi yang disiapkan mencapai US$ 16 juta. Sumber dana didapatkan dari kombinasi kas internal dan pinjaman perbankan.

Demikian disampaikan Direktur Utama SMDR Masli Mulia dalam paparan publik di Hotel Ritz Calton, SCBD, Jakarta, Rabu (12/5/2010).

"Kita sedang cari yang cocok. Akan ada penambahan dua kapal, tidak baru. Kapasitasnya 15 ribu DWT atau volume peti kemas 10 ribu TEU's," ujar Masli.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan, untuk satu kapal kontainer, perseroan menganggarkan dana sekitar US$ 7-8 juta. Dana akan didapat dari pinjaman perbankan serta kas internal.

"Saat ini kan sudah saatnya time to buy. Masing-masing US$ 7-8 juta atau total sekitar Rp 140 miliar," katanya.

"Saat ini banyak alternatif sumber pendanaan dari bank, lokal atau asing. Kita sudah dapat dari Mandiri, BCA, Permata. Juga asing sudah banyak tawarkan, dari SMBC, Fortis, UOB, DBS, untuk kapal," ujar Direktur perseroan, Anwansyah Batubara.

Mulia menambahkan, untuk pemesanan dua kapal curah Supramax, yang masing-masing berkapasitas 57 ribu DWTa, rencananya akan selesai dibangun pada Maret-Juni 2010. Kapal yang dipesan dari Korea ini, dipercaya akan mengkontribusi pendapatan perseroan di tahun-tahun mendatang.

"Ini untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan kapal curah. Dengan ini kami juga akan memperbesar porsi angkutan batubara, dengan Supramax. Kita sekarabg hnya punya tiga kapal tongkang yang menghubungkan site hingga tranship. Adanya kapal baru di 2011, maka pengangkutan bisa dilakukan dari sumber di Kalti$ hingga sumber pasar di pulau Jawa," papar Anwarsyah.

Selain itu, perseroan juga sedang mempersiapkan penambahantiga logistic center di Medan, Semarang dan Samarinda. Total investasi untuk ketiga unit logistic center ini mencapai US$ 250 juta.

"Samudera Logistic Center di Medan sekitar US$ 200 juta, dengan luas 15 ha. Di Semarang kecil, total sekita US$ 20 juta. Dan satu lagi di Samarinda dengan luas 7,7 ha," tegas Direktur SMDR, Yudi Riyadi.

Hingga akhir Maret 2010, perseroan mencatat pendapatan Rp 984,446 miliar atau mengalami penurunan dibanding posisi yang sama tahun lalu, Rp 1,156 triliun. Gross profit pun ikut menurun dari Rp 123,454 miliar menjadi Rp 87,936 miliar.

"Kami masih turun karena belum ada penyesuaian freight trade dari konsumen yaitu perusahaan pelayaran. Tapi freight sudah naik, jadi kedepan kami tidak mendapat tekanan untuk menurunkan rate. Selain itu, volume juga sudah mengalami peningkatan," papar Masli.


 

 

(wep/dro)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads