"Saat ini sudah ada 60 pojok bursa, tahun ini direncanakan akan bertambah 10 termasuk yang di Unpad ini," ujarnya dalam acara Peresmian Pojok BEI di Ruang Multimedia Fakultas Ekonomi Unpad, Jalan Dipati Ukur, Rabu (12/5/2010).
Dirinya pun berharap, Pojok BEI di Unpad yang kembali dibuka, dapat diaktifkan lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dituturkan Frederica, prospek pasar modal di Indonesia sangat cerah. Dengan keberadaan Pojok BEI menurutnya itu akan menjadi modal yang baik.
"Ini bisa menjadi latihan, start lebih awal menjadi modal yang luar biasa dalam pasar modal," terangnya.
Saat ditanya, adakah kriteria khusus bagi perguruan tinggi atau institusi lain yang berminat membuka pojok bursa, dirinya menyatakan BEI membuka kesempatan bagi siapapun untuk membuka pojok bursa.
"Tidak ada syarat khusus, siapapun bisa mengajukan. Tapi kami akan nilai dulu kelayakan infrastrukturnya," paparnya.
Dari pojok bursa yang ada saat ini, menurutnya ada yang mengalami perkembangan, seperti adanya kegiatan investasi dari pojok bursa. "Tapi kalau yang konvensional, ya hanya sebagai pusat pembelajaran dan data saja," terangnya.
Pojok BEI disebutkan Frederica dapat menjadi sarana edukasi yang bisa dimanfaatkan sebagai jembatan investasi di pasar modal.
"Pasar modal penting untuk perekonomian, dunia kampus tempat yang tepat untuk kami gandeng. Karena merekalah nanti penerus-penerus bangsa," katanya.
Β
(tya/dro)











































