Duo Matahari Siapkan Investasi Rp 1,3 Triliun

Duo Matahari Siapkan Investasi Rp 1,3 Triliun

- detikFinance
Jumat, 14 Mei 2010 13:54 WIB
Duo Matahari Siapkan Investasi Rp 1,3 Triliun
Jakarta - Dua perusahaan ritel milik grup Lippo, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) dan PT Matahari Dept Store Tbk (LPPF) menyiapkan dana ekspansi sebesar Rp 1,3 triliun di 2010. Pendanaannya diambil dari kas internal perseroan.

Demikian disampaikan Presiden Direktur MPPA Benjamin J Mailool dalam paparan publik di Hotel Aryaduta, Kawasan Tugu Tani, Jakarta, Jumat (14/5/2010).

"Dana yang disiapkan untuk MPPA sebesar Rp 900 miliar untuk pengembangan usaha," jelas Benjamin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, sumber dana didapat dari kas internal, hasil dari penjualan Matahari Department Store kepada CVC Capital. Berdasarkan rencana bisnis perseroan, ada 10 gerai Hypermart dan 3 gerai Foodmart untuk tahun 2010.

"Minimal kita akan bangun 10 gerai baru Hypermart. Tapi kita rencananakan 14 gerai," jelasnya.

Pada triwulan I-2010, perseroan telah membuka gerai di Pekalongan dan Semarang. Pada medio triwulan II, akan bertambah menjadi empat gerai di wilayah Jakarta dan satu lagi di Bandung.

"Perseroan juga akan membangun tiga gerai baru di Tangerang, Manado, dan Surabaya pada triwulan III (Agustus). Dan tengah dalam perencanaan akan dibangun satu di Kudus pada triwulan III ini," jelasnya.

Lanjutnya, "Satu gerai dipastikan akan dioeprasikan pada triwulan IV di Palembang. Tiga gerai akan dibuka pada triwulan IV kali ini, di Sidoarjo, Semarang dan Bekasi," papar Benjamin.

Untuk PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF), Benjamin juga memastikan akan membuka delapan gerai baru pada tahun 2010. Biaya pembangunan per gerai diperkirakan mencapai Rp 50 miliar. Untuk itu, Benjamin mengatakan jika pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp 400 miliar.

Sampai saat ini, perseroan memiliki dana kas Rp 1 triliun. "Biayanya kita anggarkan dari internal," ucapnya.

Pembangunan akan diutamanakan untuk wilayah luar pulau Jawa. "Sebanyak 40 persen di Jawa, dan sisanya kita akan fokuskan di luar Jawa," ucapnya.

 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads