IHSG dibuka naik tipis ke level 2.847,127 dan kemudian menguat hingga sempat menyentuh level 2.869,486, naik 22 poin dari penutupan sebelumnya di level 2.847,622.
Pergerakan IHSG hari ini loyo dan tidak agresif. Suasana akhir pekan setelah libur hari raya pada perdagangan kemarin membuat pelaku pasar memutuskan menunggu konfirmasi perdagangan hari ini untuk menentukan langkah investasi selanjutnya pada perdagangan pekan depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham sektor perkebunan dan pertambangan menjadi bulan-bulanan aksi jual investor, sehingga mengalami koreksi cukup dalam. Saham-saham sektor konsumsi dan perbankan menopang kenaikan IHSG hari ini.
Saham-saham lapis dua juga didera tekanan jual, sehingga menambah beban IHSG untuk naik lebih tinggi.
Aktivitas transaksi investor asing didominasi aksi beli sebesar Rp 1,067 triliun, sedangkan transaksi jual asing sebesar Rp 862,521 miliar. Nilai pembelian bersih bersih (foreign net buy) tercatat sebesar Rp 205,045 miliar.
Pada perdagangan Jumat (14/5/2010), IHSG ditutup menguat 10,763 poin (0,37%) ke level 2.858,385. Indeks LQ 45 naik 2,285 poin (0,41%) ke level 550,998.
Sementara nilai tukar rupiah ditutup stagnan di level 9.110 per dolar AS. Namun rupiah pagi ini sempat menguat ke level 9.090 per dolar AS.
Perdagangan berjalan lambat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar hanya 70.253 kali pada volume 3,580 miliar lembar saham senilai Rp 3,066 triliun. Sebanyak 87 saham naik, 106 saham turun dan 84 saham stagnan.
Bursa-bursa regional Asia terjebak di teritori negatif seiring dengan pembukaan bursa-bursa Eropa yang melanjutkan koreksi dengan rata-rata di atas 1%.
- Indeks Shanghai turun 13,68 poin (0,51%) ke level 2.696,63.
- Indeks Hang Seng turun tajam 277,03 poin (1,36%) ke level 20.145,43.
- Indeks Nikkei 225 turun tajam 158,04 poin (1,49%) ke level 10.462,51.
- Indeks Strait Times turun 10,09 poin (0,35%) ke level 2.857,83.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra Otoparts (AUTO) naik Rp 1.150 ke Rp 14.200, Indo Tambang (ITMG) naik Rp 1.150 ke Rp 37.950, Unilever (UNVR) naik Rp 400 ke Rp 15.500, Goodyear (GDYR) naik Rp 350 ke Rp 14.350, BRI (BBRI) naik Rp 100 ke Rp 8.450, BCA (BBCA) naik Rp 100 ke Rp 5.250.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Agro (AALI) turun Rp 600 ke Rp 21.100, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 200 ke Rp 18.200, United Tractors (UNTR) turun Rp 150 ke Rp 18.350, Inco (INCO) turun Rp 125 ke Rp 4.375, Astra International (ASII) turun Rp 100 ke Rp 42.600.
Β
(dro/qom)











































