Pada perdagangan Jumat kemarin, saham-saham bank dan perusahaan kartu kredit langsung jatuh. Setelah Senat AS menyatakan akan membatasi komisi kepada bank atau perusahaan penerbit kartu kredit atas transaksi kartu kredit yang dilakukan oleh nasabah. Pembatasan komisi ini dikhawatirkan akan mempengaruhi laba perusahaan penerbit kartu kredit. Saham Visa pun jatuh hampir 10%.
Analis dari Miller Tabak & Co. Peter Boockvar mengatakan, Ekonomi AS bisa membaik dari keterpurukan Eropa apabila bisa memperbaiki keterpurukan di beberapa sektor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks Dow Jones pada perdagangan Jumat kemarin terjatuh 162,79 poin (1,51%) menjadi 10.620,16. Kemudian indeks S&P 500 juga tergelincir 21,76 poin (1,88%) ke level 1.135,68. Sementara indeks Nasdaq kehilangan 47,51 poin (1,98%) menjadi 2.346,85.
Di awal pekan ini, sebenarnya saham di Wall Street mengalami lonjakan tajam setelah pemerintah Uni Eropa menyetujui bailout US$ 1 triliun untuk mengatasi krisis utang di Yunani. Tapi optimisme tersebut hanya sementara saja, karena harga saham menurun dalam 3 hari di pekan ini.
Meski begitu, 3 indeks saham utama di Wall Street mencetak persentase kenaikan yang paling tinggi dalam 10 pekan terakhir.
Pada pekan ini, indeks Dow Jones berhasil naik 2,3%, indeks S&P 500 naik 2,2%, dan Nasdaw menanjak 3,6%. (dnl/dnl)











































