Pada perdagangan Senin (17/5/2010) di Tokyo, euro jatuh ke 1,2336 dolar, dibandingkan posisi penutupan di New York akhir pekan lalu di 1,2358 dolar. Namun euro selanjutnya pulih ke posisi 1,2353 dolar.
"Kekhawatiran seputar masalah fiskal Uni Eropa yang akan menghancurkan pertumbuhan kawasan tersebut terus menggelayuti euro," jelas John Kyriakopoulos, analis dari National Australia Bank seperti dikutop dari AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah negara seperti Spanyol, Portugal, Italia dan Prancis terpaksa mengumumkan sejumlah langkah efisiensi untuk memperketat anggarannya. Demikian pula Yunani yang sedang menghadapi membengkaknya utang, terpaksa harus memangkas gaji PNS dan menaikkan pajak, sebagai prasyarat bailout 110 miliar euro dari IMF dan Uni Eropa.
(qom/qom)











































