Pada perdagangan Selasa (18/5/2010), IHSG dibuka naik tipis ke level 2.820,476 dan langsung menguat ke level 2.831,135, naik 12 poin dari penutupan kemarin di level 2.819,470.
Pada perdagangan pre opening, IHSG langsung naik 9,140 poin (0,32%) ke level 2.828,610. Penguatan dipicu oleh kenaikan saham-saham BUMN seperti Bukit Asam (PTBA), Bank Mandiri (BMRI), Telkom (TLKM), BRI (BBRI), Semen Gresik (SMGR), Antam (ANTM), BNI (BBNI), dan Timah (TINS).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 09.35 waktu JATS, IHSG berada di level 2.828,301, naik 8,831 poin (0,31%) dengan nilai transaksi di pasar reguler hanya sebesar Rp 223 miliar saja.
Kelihatannya pelaku pasar masih belum berani melakukan aksi pembelian masif guna mengangkat harga-harga saham. Kekhawatiran situasi utang Yunani masih menjadi pertimbangan investasi. Hal yang sama terjadi di bursa-bursa regional Asia yang didominasi penguatan dalam rentang tipis.
Sementara nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis di level 9.130 per dolar AS, dibanding penutupan kemarin di level 9.140 per dolar AS.
Bursa-bursa Asia didominasi penguatan dalam rentang tipis.
- Indeks Shanghai turun tipis 3,03 poin (0,12%) ke level 2.556,90.
- Indeks Hang Seng naik 106,33 poin (0,54%) ke level 19.821,53.
- Indeks Straits Times naik tipis 3,29 poin (0,12%) ke level 2.836,98.
- Indeks Nikkei-225 naik 45,64 poin (0,45%) ke level 10.281,40.











































