BEI-Bapepam Geluti Lagi Dugaan Insider Trading Saham Matahari

BEI-Bapepam Geluti Lagi Dugaan Insider Trading Saham Matahari

- detikFinance
Rabu, 19 Mei 2010 11:56 WIB
Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) masih terus mengembangkan dugaan adanya praktik insider trading saham PT Matahari Dept. Store Tbk (LPPF).

"Ketidakwajaran transaksi saham Matahari masih terus kita selidiki," ujar Direktur Pengawasan BEI, Uriep Budhi Prasetyo di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Rabu (19/5/2010).

Uriep mengatakan, BEI bersama Bapepam-LK telah melakukan kerjasama intensif guna menyelidiki adanya ketidakwajaran tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"BEI sudah panggil broker-broker yang diduga terkait hal ini. Bapepam-LK panggil nasabah-nasabah yang diduga terlibat. Prosesnya masih terus berlanjut," ujarnya.

Transaksi saham LPPF bergerak tidak wajar sejak akhir tahun 2009 hingga Februari 2010. Harga saham LPPF melonjak dari level Rp 500-an ke level Rp 2.700-an.

Argumentasi manajemen LPPF, kenaikan harga terjadi karena adanya rencana penjualan 90,76% saham perseroan yang dimiliki PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA).

Anehnya, harga penjualan per sahamnya dipatok di level Rp 2.703. Padahal harga saham LPPF ketika itu masih jauh di bawah itu. Dugaan yang beredar, kenaikan harga sengaja dilakukan agar penjualan bisa dilakukan pada harga Rp 2.703.

Hingga saat ini, BEI dan Bapepam masih terus melakukan penyelidikan, meskipun 90,76% saham LPPF milik MPPA itu kini telah berpindahtangan ke Meadows Asia sebagai pengendali baru.

(dro/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads