Demikian disampaikan dalam siaran pers DOID seperti dikutip detikFinance, Kamis (20/5/2010).
Menurut penjelasan dalam keterangan tersebut, baik DOID maupun Recapital sepakat tidak melanjutkan pembicaraan skema akuisisi lantaran setelah mendiskusikan secara intensif selama 7 pekan tidak menemui kata mufakat. Oleh sebab itu kedua belah pihak memutuskan mengakhiri diskusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Recapital merupakan pemilik 100% saham PT Berau Energy. Perusahaan yang disebut terakhir merupakan pemilik 90% saham PT Berau Coal, satu-satunya perusahaan batubara yang masuk 10 besar di Indonesia yang belum menjadi perusahaan go public dengan produksi 14,3 juta ton di 2009.
Semula, Recapital akan menerbitkan obligasi konversi berjaminan 75% saham Berau Energy senilai Rp 10 triliun. Obligasi ini akan ditukar guling dengan 51% saham DOID melalui rights issue.
Melalui skema ini, Recapital akan menjadi induk DOID, sedangkan Berau yang semula berada di bawah Recapital akan beralih menjadi anak usaha DOID. Dengan akrobat ini, Berau dan Buma akan terintegrasi dalam satu payung usaha yang dipimpin Recapital.
Â
Â
(dro/qom)










































