Mengawali perdagangan, IHSG sempat menguat 34 poin ke level 2.763,881 dipicu oleh sentimen positif domestik pemilihan Menteri Keuangan baru serta penguatan sebagian bursa-bursa regional Asia.
Namun di tengah perdagangan, mendadak terjadi aksi jual massif yang membuat IHSG berbalik arah hingga jatuh ke level 2.693,384, anjlok 36 poin (1,32%). Tekanan jual ini dipicu oleh aksi jual asing yang pada pagi ini saja sudah mencapai Rp 333 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait terus merosotnya saham Bank Mandiri karena akan segera ditinggalkan Agus Martowardojo, pengamat pasar modal, Felix Sindunata mengaku dirinya cukup sulit memahaminya karena saham-saham bank lain bergerak stabil.
"Saya juga agak sulit memahami penurunan ini, ditengah bank-bank lain stagnan. Saya pikir ini bisa karena sosok Agus yang disukai market. Arah kebijakan dia untuk menurunkan suku bunga kredit, yang dipelopori bank BUMN, ditengah bank-bank lain yang antipati," urainya.
Bursa-bursa Asia sebagian besar berbalik arah ke zona merah
- Indeks Shanghai turun 10,92 poin (0,42%) ke level 2.576,89.
- Indeks Hang Seng 18,09 poin (0,09%) ke level 19.552,51.
- Indeks Straits Times turun 11,74 poin (0,43%) ke level 2.762,59.
- Indeks Nikkei-225 turun 104,93 poin (1,03%) ke level 10.081,62.
Â
(dro/qom)











































