Sari Roti Pasang Harga IPO Rp 1.250 - 1.500

Sari Roti Pasang Harga IPO Rp 1.250 - 1.500

- detikFinance
Kamis, 20 Mei 2010 13:38 WIB
Sari Roti Pasang Harga IPO Rp 1.250 - 1.500
Jakarta - Harga saham perdana PT Nippon Indosari Corpindo, pemilik merek dagang Sari Roti dipatok sebesar Rp 1.250-1.500 per lembar saham. Total dana yang akan diperoleh Sari Roti melalui IPO ini mencapai Rp 189,817 miliar hinggaRp 227,781 miliar.

Demikian disampaikan Direktur OSK Securities Indonesia, Mandy Sutanto dalam public expose dan due diligence Sari Roti di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (20/5/2010).

Saham yang akan ditawarkan kepada publik berjumlah 151.854.000 lembar atau sebesar 15% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah saham yang akan dicatatkan oleh produsen Sari Roti ini sebanyak-banyaknya 1.012.360.000 saham atau sebesar 100% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor, penuh sesudah penawaran umum perdana tersebut.

"Target dana yang didapat dari penawaran umum ini diperkirakan mencapai Rp 200-250 miliar," ungkapnya.

Selaku penjamin pelaksana emisi efek, perseroan telah mempercayakan kepada PT OSK Nusadana Securities Indonesia.

Masa penawaran awal (bookbuilding) telah dimulai hari ini, 20 Mei 2010 hingga 4 Juni 2010. Tanggal efektif diharapkan akan didapat pada 15 Juni 2010. Perkiraan masa penawaran di medio 17-18 Juni 2010, dengan tanggal penjatahan pada 21 Juni 2010.

Tanggal distribusi saham pada 22 Juni 2010, dengan masa pengembalian uang pesanan pada 23 Juni 2010, serta perkiraan tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia pada 23 Juni 2010.

Penggunaan dana dari hasil IPO tersebut setelah dikurangi biaya emisi, sekitar Rp 154 miliar akan digunakan untuk membangun pabrik baru di Semarang dan Medan.

Pembangunan ini dimaksudkan agar tercapai peningkatan kapasitas produksi serta penetrasi ke wilayah lain di Indonesia. Sebanyak Rp 85 miliar, akan diplot oleh perseroan untuk melunasi utang perbankan mereka di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Total nilai (outstanding) pinjaman tercatat sebesar Rp 65 miliar, dengan tingkat suku bunga 1% di bawah prime rate BCA. Jatuh tempo utang ini sendiri baru terjadi pada 21 Juli 2014.

Selain utang ke BCA, perseroan juga akan melakukan pelunasan utang ke PT Bank Resona Perdania sebesar Rp 20 miliar dengan tingkat suku bunga cost of loanable fund (COLF) plus 1,6 % dan jatuh tempo pada 18 Juni 2012. Sisa dana, akan digunakan untuk modal kerja.

Β 

Β 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads