Pada perdagangan Jumat (21/5/2010), IHSG dibuka turun tipis ke level 2.692,665 dan langsung anjlok tajam ke level 2.584,969, turun 110 poin dari penutupan kemarin di level 2.694,249.
Pada perdagangan pre opening, IHSG langsung anjlok 63,72 poin (2,36%) ke level 2.630,53. Tak ada saham unggulan yang menguat pada perdagangan pre-opening. Seluruhnya melemah dengan rata-rata di atas 3%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya 3 saham kecil yang naik yakni Unggul Indah Cahaya (UNIC), Ramayana (RALS) dan Apac Citra Centertex (MYTX), sedangkan 140 saham mengalami koreksi tajam. Seluruh saham unggulan didera tekanan jual hebat.
Kekhawatiran situasi utang Yunani ditambah ketakutan adanya pelarangan perdagangan naked short selling atas surat utang 16 negara di Eropa akan diberlakukan di berbagai negara memicu koreksi tajam bursa-bursa global. Rumor yang berkembang di Eropa, sejumlah negara bakal mengikuti langkah Jerman melarang naked short selling surat-surat utang tersebut.
Hingga pukul 09.35, IHSG berada di level 2.586,910, terjun 107,339 poin (3,98%).
Sementara nilai tukar rupiah dibuka melemah ke level 9.310 per dolar AS, dibanding penutupan kemarin di level 9.270 per dolar AS.
Bursa-bursa Asia didominasi penguatan dalam rentang tipis.
- Indeks Shanghai turun 47,89 poin (1,87%) ke level 2.508,05.
- Indeks Hang Seng turun 33,15 poin (0,17%) ke level 19.545,83.
- Indeks Straits Times anjlok 56,54 poin (2,05%) ke level 2.696,97.
- Indeks Nikkei-225 anjlok 251,66 poin (2,51%) ke level 9.778,65.
Â
(dro/qom)











































