Giliran Spanyol Tumbangkan Wall Street

Giliran Spanyol Tumbangkan Wall Street

- detikFinance
Selasa, 25 Mei 2010 07:15 WIB
Giliran Spanyol Tumbangkan Wall Street
New York - Saham-saham di bursa Wall Street kembali bergerak melemah setelah Spanyol mengumumkan upaya penyelamatan sebuah bank agar tidak kolaps. Langkah itu langsung memicu kekhawatiran investor seputar seberapa serius krisis Eropa.

Saham-saham langsung bergerak melemah setelah Bank Sentral Spanyol mengumumkan penyelamatan bank tabungan daerahnya, CajaSur. Hal itu langsung memicu kekhawatiran akan kondisi perekonomian Spanyol. Penyelamatan CajaSur dilakukan beberapa saat setelah pemerintah Spanyol mengumumkan sejumlah langkah pengetatan anggaran.

"Bailout itu meningkatkan kekhawatiran seputar masalah utang Eropa dan memberikan amunisi yang cukup bagi pelemahan saham-saham," ujar analis dari Schaeffer's Investment Research, Andrea Kramer seperti dikutip dari AFP, Selasa (25/5/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Senin (24/5/2010), indeks Dow Jones merosot 126,82 poin (1,24%) ke levle 10.066,57. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 14,04 poin (1,29%) ke level 1.073,65 dan Nasdaq melemah 15,49 poin (0,69%) ke level 2.213,55.

Saham-saham perbankan mengalami tekanan terbesar dengan indeks KBW Bank turun 3,3%. Saham Wells Fargo turun 4,7% setelah Goldman Sachs memangkas peringkat saham tersebut dari 'beli' ke 'netral'.

"Apa yang terjadi khususnya pada Yunani tidak berarti banyak, tapi jika hal itu mulai menyebar ke negara yang lebih besar seperti Spanyol, maka ini akan menjadi sebuah isu. Dan itulah yang menyebabkan semuanya pada saat ini," ujar Peter Jankovskis, co-chief investment offincer OakBrook Investment LLC seperti dikutip dari Reuters.

Perdagangan cukup tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya 9,23 miliar lembar seham, dibandingkan rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.

(qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads