Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 72 poin seiring dengan melemahnya bursa-bursa di regional Asia. Saham-saham berkapitalisasi besar langsung merosot sehingga membuat IHSG langsung terpuruk di level 2.500.
Pada perdagangan Selasa (25/5/2010) sesi I, IHSG ditutup turun 73,063 poin (2,8%) ke level 2536,547. Indeks LQ 45 juga tergelincir 13,371 poin (2,67%) ke level 486,94.
Pagi tadi IHSG dibuka melemah ke 33,97 poin atau 1,30% ke 2575,638. Pelemahan IHSG tadi pagi berjalan seiring dengan tren pelemahan bursa-bursa regional Asia yang seluruhnya terkoreksi turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 53.851 kali pada volume 3,57 miliar lembar saham senilai Rp 2,531 triliun.
Bursa-bursa regional seluruhnya melemah:
- Shanghai turun 30,66 poin (1,15%) menjadi 2.642,76
- Hang Seng turun 472,04 poin (2,4%) menjadi 19.195,72
- Nikkei turun 263,69 poin (2,7%) menjadi 9.494,71
- Strait Timer turun 53,43 poin (1,96%) menjadi 2.670,44
Saham-saham yang menjadi di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.100 ke Rp 32.600, Telkom (TLKM) naik Rp 150 ke Rp 7250, Indosat (ISAT) naik Rp 100 ke Rp 4975, dan Inovisi Infracom (INVS) naik Rp 80 ke Rp 980.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Internasional (ASII) turun Rp 1.300 ke Rp 36.600, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 750 ke Rp 17.550, Astra Otoparts (AUTO) turun Rp 700 ke Rp 11.600, dan Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 14.300.











































