Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam seiring anjloknya bursa-bursa regional. Investor masih mencemaskan krisis di Eropa dan memanasnya krisis di Korea.
Bursa-bursa Asia rontok, sementara bursa Eropa dibuka ikut anjlok tajam. Bursa Asia merosot menyusul munculnya kabar Korea Utara telah bersiaga perang melawan Korea Selatan. Konflik itu dikhawatirkan bisa mengguncang perekonomian Asia.
IHSG tercatat akhirnya anjlok 95 poin dan ditutup di level 2.500 lantaran masih melemahnya bursa-bursa regional. IHSG ditutup lebih rendah dari penutupan bursa akhir tahun 2009 lalu yang berada di level 2.534,356.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan terakhir di tahun 2009, Rabu (30/12/2009), IHSG ditutup menguat 15,362 poin (0,61%) ke level 2.534,356. Indeks LQ 45 juga menguat 2,743 poin (0,55%) ke level 498,288.
Mengawali perdagangan hari ini, IHSG dibuka anjlok ke level 2575,638 atau 33,97 poin (1,30%) dan kembali anjlok ke level 2536,547 sebanyak 73,063 poin (2,8%) pada sesi siang.
Pergerakan IHSG hari ini terus menurun. Sejak awal pembukaan perdagangan, IHSG tidak terlihat tanda-tanda untuk menguat. Penurunan ini terjadi secara bersamaan pada bursa-bursa regional Asia.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar 113.089 kali pada volume 8,077 miliar lembar saham senilai Rp 5,739 triliun.
Bursa-bursa regional Asia seluruhnya melemah
- Shanghai turun 50,79 poin (1.90%) ke level 2.622,63Â Â
- Hang Seng turun 682,26 poin (3.47%) ke level 18.985,50Â Â
- Nikkei 225 turun 298,51 poin (3.06%) ke level 9.459,89
- Straits Times turun 72,38 poin (2,66%) ke level 2.651,49
Bursa-bursa Eropa juga dibuka masih melemah, Bursa London anjlok 3%, Frankfurt anjlok 2,5% dan Paris anjlok 3%.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 ke Rp 31.800, Telkom (TLKM) naik Rp 100 ke Rp 7.200, Darya Varia (DVLA) naik Rp 90 ke Rp 1690 dan Inovisi (INVS) baik Rp 80 ke Rp 980.
Sementara saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra Autoparts (AUTO) turun Rp 1.650 ke Rp 10.650, Astra International (ASII) turun Rp 1.500 ke Rp 36.400, Goodyear (GDYR) turun Rp 1.300 ke Rp 12.000 dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 1.200 ke Rp 17.100.











































