Semen Gresik Seleksi 3 Pabrik Untuk Diakuisisi

Semen Gresik Seleksi 3 Pabrik Untuk Diakuisisi

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance
Selasa, 25 Mei 2010 16:37 WIB
Semen Gresik Seleksi 3 Pabrik Untuk Diakuisisi
Jakarta - PT Semen Gresik Tbk tengah mengincar pabrik semen di luar negeri. Pabrik semen tersebut berada di lokasi yang berbeda, diantaranya berada di Malaysia, Filipina dan Thailand.

"Tiga-tiganya masih kita sounding," ujar Direktur Utama Semen Gresik, Dwi Sutjipto di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Selasa (25/5/2010).

Sayangnya, Dwi enggan menyebutkan kapan proses akuisisi tersebut akan dilakukan perseroan. Namun yang jelas, jika rencana akuisisi tersebut terealisasi maka perseroan akan menjadi pemilik saham mayoritas di pabrik eksisting yang akan diakuisisinya itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita akan masuk sebagai mayoritas di sana sehingga bisa mendapatkan added value yang lebih optimal," ungkap Dwi.

Dwi memaparkan, pada tahun ini perseroan memang sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 3 triliun untuk mengakuisisi pabrik semen dengan kapasitas 1,5 juta ton per tahun.

Dwi juga tidak menutup kemungkinan bahwa perseroan juga akan mengakuisisi pabrik semen di dalam negeri. Saat ditanya soal rencana untuk masuk ke PT Semen Batu Raja, Dwi menyatakan hal itu tergantung pada pemerintah.

"Kalau pemerintah izinkan, Semen Gresik berminat. Kalau mau dilepas 100 persen kami siap. Tapi itukan tergantung mereka mau lepas berapa," ungkapnya.

Ia menargetkan kapasitas produksi akan meningkat dari 18,5 juta ton pada tahun 2009 menjadi 19,5 juta ton di tahun ini, seiring dengan akan beroperasinya pabrik-pabrik yang tengah dibangun Semen Gresik.

"Sementara untuk penjualan di tahun ini, kami perkirakan akan mendekati angka 19 juta ton," ungkapnya.

Namun, kinerja perseroan pada kuartal II ini diperkirakan akan menurun. Jika pada kuartal I 2010 tumbuh 15 persen, maka pada kuartal berikutnya hanya tumbuh 8 persen.

"Sekarang ini sedang ada guncangan-guncangan di Yunani dan itu memengaruhi investasi. Jika pada kuartal 1 tumbuh 15 persen, maka saya kira akan turun di kuartal 2 menjadi 8 persen," katanya.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menyatakan komitmennya untuk menyetorkan dividen sebesar 50 persen dari laba bersih yang diperolehnya pada tahun 2009 kepada pemerintah.

(epi/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads