"Setelah tahun 2008 lalu diakuisisi, tahun ini mulai produksi dengan target sebanyak satu juta ton," ujar Direktur Utama BA Sukrisno sebelum rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/5/2010).
Menurut dia, produksi IPC tersebut merupakan 7 persen dari total target produksi batubara PTBA sebanyak 14 juta ton. PTBA memiliki saham sebanyak 51 persen di IPC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini, proses due dilligence sedang berjalan. Kami targetkan tuntas tahun ini," katanya.
Terkait krisis Yunani yang saat ini tengah terjadi, menurut dia, tidak memberikan dampak yang signifikan kepada penjualan perseroan pada tahun ini. Pasalnya, secara umum tujuan ekspor batubara PTBA berada di Asia dan sedikit sekali ke pasar Eropa.
"Krisis Eropa tidak membawa dampak pada volume batubara ekspor Perseroan. Kami malah alami permintaan banyak dari pasar Asia. Tapi kami tidak bisa melayaninya karena keterbatasan produksi," jelasnya.
(epi/dnl)











































