Investor merasa nyaman setelah Bank Sentral China menyatakan laporan Financial Times soal rencananya mereview eksposure surat utang di Eropa adalah sebuah kesalahan. Laporan itu sempat menimbulkan kekhawatiran sehingga mengantarkan bursa-bursa global ke teritori negatif.
Pada perdagangan Kamis (27/5/2010), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat hingga 284,54 poin (2,85%) ke level 10.258,99. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat hingga 35,11 poin (3,29%) ke level 1.103,06 dan Nasdaq melonjak 81,80 poin (3,73%) ke level 2.277,68.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Microsoft Corp tercatat melesat 4% sehari setelah berhasil menggeser Apple sebagai perusahaan teknologi terbesar dari sisi kapitalisasi pasar.
Saham-saham teknologi juga mengalami rebound setelah mengeluarkan laporan mengenai ekspansi mereka ke luar yang menunjukkan hasil mengembirakan. Indeks PHLX Semiconductor tercatat melonjak hingga 5,2%.
"Anda mendapat stimulus makro dan Anda mencari area yang sudah berbalik tajam itu dan memberikan tingkat pengembalian yang cepat. Dan inilah yang Anda lihat hari ini," ujar Cody Acree, analis dari Williams Financial Group.
Data menunjukkan perekonomian AS melemah melebihi ekspektasi pada kuartal I. Namun data itu tidak bisa menyurutkan minat investor untuk melakukan perburuan saham-saham yang sudah merosot hampir 10% dalam sebulan terakhir.
Namun perdagangan tidak terlalu ramai dengan transaksi di New York Stock Exchange mencapai 9,88 miliar, atau sedikit di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.
(qom/qom)











































