Rupiah Diprediksi Sentuh Rp 8.927/US$

Rupiah Diprediksi Sentuh Rp 8.927/US$

- detikFinance
Senin, 31 Mei 2010 12:53 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih menunjukkan tren penguatannya. Rupiah diproyeksikan masih akan menguat sampai ke level Rp 8.927/US$.

Demikian Hasil Macroeconomic Outlook Kuartal I-2010 PT Bank Mandiri Tbk (Mandiri) yang disampaikan oleh Ekonom Bank Mandiri Destri Damayanti di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (31/05/2010).

"Penguatan rupiah diperkirakan masih akan berlanjut ke depannya. Rupiah masih dapat menguat ke Rp 8.927/US$ pada akhir 2010," ujar Destri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, faktor penguatan rupiah tersebut masih didominasi oleh tingginya aliran dana asing yang masuk (capital inflow).

"Tingginya aliran dana yang masuk akan mendukung penguatan rupiah. Selain itu, ada permintaan obligasi dari dalam negeri yang juga masih cukup tinggi, seiring membaiknya perekonomian," tuturnya.

Sepanjang 2010 ini, Destri mengungkapkan akan ada 25 emiten yang akan menerbitkan obligasi. "Nilainya mencapai Rp 29 triliun. Hal ini menambah foreign fund inflow yang cukup besar dan mempengaruhi penguatan rupiah," katanya.

Ia memaparkan, obligasi korporasi menjadi lebih menarik dan diharapkan terjadi re-rating ke investment grade seiring membaiknya pertumbuhan PDB.

"Rendahnya yield yang ditawarkan oleh SUN dan terus menurunannya suku bunga deposito menyebabkan permintaan obligasi korporasi diperkirakan tetap tinggi di tahun 2010," katanya.

Namun demikian, lanjut Destri, volatilitas kemungkinan masih cukup tinggi ke depannya. Karena perilaku investor asing sangat tergantung dari efek ekonomi global.

"Beberapa negara seperti China, India, Vietnam, Amerika, dan Malaysia sudah mulai melakukan pengetatan ekonomi moneternya. Jika yield di negara-negara tersebut naik maka yield yang ditawarkan di Indonesia bisa menjadi kurang menarik, kecuali ada re-rating menjadi investment grade," tukasnya.

(dru/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads