Pada perdagangan kemarin, transaksi investor asing didominasi aksi beli tipis sebesar Rp 22 miliar.
Pada perdagangan hari Rabu (2/6/2010), IHSG diprediksi akan kembali turun diliputi oleh sentimen negatif dari Wallstreet dan bursa regional. Apalagi gerak IHSG masih dibatasi oleh kehati-hatian para pelaku pasar dalam menghadapi krisis yang terjadi di Eropa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading:
Pada hari selasa IHSG ditutup melemah 72 point dikarenakan kekhawatiran akan terhambatnya global recovery setelah china melaporkan melambatnya chinese factory output dan kekhawatiran gelombang write off yang akan melanda bank2 besar di eropa, IHSG sendiri pada hari ini membentuk pola dark cloud yang merupakan tanda bearish reversal dan memerlukan konfirmasi pada rabu ini, RSI mulai berbalik arah dan stochastic telah memasuki wilayah overbought. Support 1 pada area 2682 dan support 2 pada area 2642, resistance1 pada area 2728 dan resistance 2 pada 2780
Panin Sekuritas
IHSG kembali turun cukup signifikan pada perdagangan kemarin. Profit taking melanda indeks setelah mengalami penguatan beberapa hari sebelumnya. Kami melihat pergerakan indeks masih akan cenderung fluktuatif seiring dengan kondisi perekonomian global yang mengalami ketidakpastian akibat krisis hutang di Eropa. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dengan kisaran support-resistance 2.670-2.744.
OSK Nusadana Securities Indonesia:
IHSG hari ini diperkirakan cenderung turun lagi dengan perkiraan support sekitar level S4 2,663.31 dan resistance di level 2,711.01 seperti terlihat. Dengan daily risk saat ini sekitar level 64.26 % serta indikator MFI Optimized masih cenderung turun, maka diperkirakan support di atas kemungkinan dapat tercapai.
(dnl/dnl)










































