"Jadi buat kita kalau euro melemah yang paling langsung merasakan adalah Eropa dan AS, bukan kita. Euro itu pengaruh langsung tidak ada (terhadap rupiah). Kalau pun ada pengaruh, pertama pasti ke keuangan internasional lalu bisa terjadi arus modal baik masuk maupun keluar. Jadi lebih banyak pengaruhnya ke keuangan global," ujar Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (02/06/2010).
Darmin mengatakan nilai tukar rupiah saat ini masih tetap dalam range yang dianggap sesuai dengan kebutuhan ekspor maupun impor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, lanjut Darmin jangan pernah melihat semua negara selalu sama. "Dari dulu dalam banyak hal orang selalu menyebut titik psikologis sebuah mata uang tetapi pada saat itu terlewati, tidak ada apa-apa kan. Begitu lewat tidak ada apa-apa," tukasnya.
Untuk diketahui sampai dengan siang ini, nilai tukar euro terhadap dolar AS berada pada level 1,22. Analis menyatakan posisi tersebut sudah mencapai titik psikologis dari euro.
(dru/dnl)











































