NISP Sekuritas Bidik Garap Obligasi Rp 3 Triliun

NISP Sekuritas Bidik Garap Obligasi Rp 3 Triliun

- detikFinance
Rabu, 02 Jun 2010 17:53 WIB
NISP Sekuritas Bidik Garap Obligasi Rp 3 Triliun
Jakarta - PT NISP Sekuritas menargetkan dapat menjamin emisi obligasi sebesar Rp 3 triliun sepanjang tahun 2010. Saat ini perseroan baru mendapatkan satu obligasi subordinasi sebesar Rp 1 triliun. Sisanya akan dikejar pada semester II 2010.

Demikian disampaikan Presiden Direktur PT NISP Sekuritas, Sigit Wiryadi saat ditemui di Hotel Ritz Calton, Pasific Place, SCBD Jakarta, Rabu (2/6/2010).

"Kita dapat Rp 1 (triliun). Akan ada dua lagi (Rp 2 triliun). Kita sedang usahakan," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayang ia belum mau menyebut perusahaan yang tengah dibidik. Target ini pun masih dikhawatirkan tidak tercapai. Pasalnya, dengan inflasi yang diperkirakan naik di pertengahan tahun 2010, dan BI rate yang ikut terkantrol, menyebabkan banyak perseroan menahan diri menerbitkan surat utangnya.

"Ya kita lihat juga nanti inflasi. Kalau suku bunga naik, pengaruhnya harga menjadi mahal. Ada kekhawatiran tidak terserap oleh pasar. Dengan suku bunga ini, banyak korporasi yang menahan diri," jelasnya.

Namun kekhawatiran ini disanggah oleh Managing Director Invesment Banking PT Danareksa Securities, David Agus. Menurutnya, bukan menjadi kekhawatiran obligasi tidak diserap oleh pasar. Indonesia masih dianggap baik sebagai tempat berinvestasi.

"Year to date sampai saat ini, obligasi sudah Rp 7-8 triliun. Sepanjang Januari sampai Desember akan ada yang matture (jatuh tempo), nilainya Rp 11 triliun. Itu kan akan masuk ke pasar juga," imbuh David.

Lanjutnya, capital inflow di pasar sekunder juga dipercaya akan terus mengalir. Utama untuk produk surat utang pemerintah (SUN). "Secondary market akan masuk ke goverment bonds karena likuiditasnya tinggi. Year to date, yield cenderung turun. Posisinya akan lebih rendah," pungkasnya.

 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads